CILACAP – Prosesi calon jemaah haji asal Cilacap untuk berangkat, terasa berbeda karena ada yang naik bus usai sholat subuh, Jumat (2/5/2025). Mayoritas dari mereka harus sudah berbenah dari rumah, sejak pukul 00.00.
Seluruh calon jemaah haji asal Cilacap mencapai 1.229 calon jemaah haji. Mereka terbagi dalam kloter 8, 9, 10, 11, dan 93. Pemberangkatan pertama pada Jumat untuk kloter 8 sebanyak 223 calon jemaah haji. Sementara kloter 9, 10 dan sebelas, berangkat pada Sabtu (3/5/2025) dini hari dan masuk Asrama Haji Donohudan pada sore hari.
Pemberangkatan calon jemaah haji asal Cilacap tersebut terbagi di beberapa lokasi. Seperti gedung IPHI Cilacap, Masjid Baiturahman Sampang, Masjid Mujahidin Majenang, dan Masjid Baitussalam Sidareja.
Calon jemaah yang berangkat dari Majenang pada Jumat sebanyak 130 orang dan berasal dari Kecamatan Majenang, Cimanggu, Wanareja dan Dayeuhluhur. Mereka lepas dari titik pemberangkatan sekitar pukul 06.00, sedikit terlambat dari jadwal. Panitia pemberangkatan menyiapkan 3 unit bus lengkap dengan pengawalan petugas kepolisian dan medis.
Plt Kepala KUA Majenang, Syarif Hidayatulloh mengatakan, calon jemaah haji terlebih dahulu menunaikan sholat subuh berjamaah. Baru setelah itu ada prosesi pelepasan.
“Kalau (sholat) subuh di perjalanan tentu akan lebih menyulitkan jemaah,” katanya.
“Jadi agak terlambat. Tapi secara umum tidak ada kendala. Kalau yang kloter nanti malam (Sabtu) pasti lebih lancar karena berangkat jam 12,” katanya.
Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Cilacap, Banu Tolib menjelaskan, seluruh jemaah haji akan terlebih dahulu masuk ke Donohudan.
“Kloter 8 masuk asrama Donohudan pada 2 Mei sore. Lalu kloter 9, 10 dan 11 masuk asarama Donohudan pada 3 Mei,” kata dia. (*)






