JAKARTA – PT Chery Indonesia buka suara terkait kebakaran body kit di Bekasi pada Minggu (23/3/2025). Perusahaan mobil listrik ini memastikan, kebakaran tersebut tidak melibatkan part untuk mobil listrik.
Kebakaran tumpukan body kit mobil produksi PT Chery Indonesia, terjadi pada Minggu. Peristiwa ini memaksa 7 unit mobil pemadam dari Bekasi dan sekitarnya harus bekerja keras.
Atas kejadian ini, PT Chery Sales Indonesia membagikan pernyataan resmi melalui pres rilis. Perusahaan ini memastikan, body kit yang terbakar ini bukan untuk varian mobil listrik.
PT Chery Sales Indonesia membagikan beberapa bukti kalau tumpukan kebakaran pada tumpukan body kit bukan tipe mobil listrik.
“Perlu kami luruskan bahwa unit yang terdampak dalam kejadian ini bukanlah kendaraan listrik (EV). melainkan Knock-Down (KD) Kit untuk kendaraan dengan mesin pembakaran internal (ICE),” ujar Chery dalam siaran pers.
Salah satu bukti adalah adanya lubang untuk pengisian tangki bahan bakar minyak (BBM). Tanki ini tentu hanya ada di pada mobil bermesin pembakaran internal.
“Kami juga ingin turut mengklarifikasi bahwa insiden tersebut tidak terjadi di dalam maupun area pabrik atau warehouse Chery. Melainkan outsourcing yang mana lokasi dan pengelolaannya di tempat pihak ketiga. Dan di lokasi ini tidak ada kendaraan Listrik (EV) seperti yang diberitakan,” lanjutnya.
“Saat ini, PT Chery Sales Indonesia (CSI) tengah melakukan investigasi internal secara menyeluruh untuk memahami secara utuh penyebab dan dampak dari kejadian ini. Kami juga bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tegas Chery. (*)






