Di Cilacap, Penghuni Lapas Divaksin

  • Bagikan
442 penghuni Lapas Cilacap divaksin, Senin (9/8/2021). Sebelumnya, seluruh petugas Lapas Cilacap sudah mendapatkan vaksin lengkap. (narisakti/bercahayanews.com)

CILACAP – Vaksinasi menjadi sasaran Pemerintah Kabupaten Cilacap sebagai upaya mencegah penyebaran Covid19. Targetnya adalah bisa memvaksin hampir seluruh warga. Tidak terkecuali bagi mereka yang kini tengah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB.

Vaksinasi bagi penghuni lapas di gelar Senin (9/8/2021). Satu persatu warga Lapas diperiksa terlebih dahulu oleh petugas medis dari Puskesmas Cilacap Tengah. Tujuannya untuk memastikan terlebih dahulu para warga ini memenuhi syarat untuk bisa divaksin.

Kepala Lapas Cilacap, Wisnu Hani Putranto mengatakan, vaksinasi dilakukan setelah ada penghuni lapas yang terjangkit. Penyintas ini kemudian diisolasi selama 14 hari dan baru kembali berkumpul dengan warga lainnya setelah dinyatakan sembuh.

“Pernah ada yang kena dan isolasi mandiri. Alhamdulillah setelah 14 hari sembuh,” katanya.

Dia menambahkan, langkah vaksinasi bagi seluruh penghuni lapas ini diharapkan bisa mencegah penyebaran lebih luas lagi. Selain itu, langkah tersebut karena mengikuti arahan pemerintah dan Satgas Covid19.

Tercatat ada 442 warga binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Vaksinasi ini akan diberikan secara lengkap yakni 2 kali. Dan vaksinasi pertama diberikan pada Senin (9/8/2021).

“Semuanya ada 442 warga binaan,” kata dia.

Pihaknya juga akan melakukan screening untuk bisa mengetahui umur dan juga riwayat penyakit. Dengan demikian bisa dilakukan langkah pencegahan lebih lanjut.

Sebelumnya, seluruh petugas Lapas Cilacap juga sudah mendapatkan vaksin lengkap. Hingga diharapkan imunitas petugas Lapas sudah lebih baik.

“Petugas lapas sudah divaksin 2 kali,” tegasnya.

Salah satu penghuni lapas, Eka Supriyatna berharap agar vaksinasi ini bisa menambah daya tahan tubuhnya untuk menghadapi serangan virus Covid19. Pasca vaksin, dirinya mengaku tidak merasakan efek tertentu.

“Layaknya kaya orang disuntik,” tegasnya. (*)

  • Bagikan