News  

DKI Beri Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan pemerintah provinsi siap mengirim bantuan lanjutan untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatra. (doc)

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan pemerintah provinsi siap mengirim bantuan lanjutan untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatra. Ia menegaskan DKI beri bantuan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemulihan pascabencana.

“Insyaallah hari ini kita menyampaikan beberapa bantuan. Artinya, Jakarta siap apabila memang dibutuhkan bantuan selanjutnya,” ujar Rano saat melepas pengiriman bantuan kemanusiaan di Komando Lintas Laut Militer, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (30/11/2025).

Rano menjelaskan bahwa Gubernur DKI Pramono Anung langsung memintanya turun ke lapangan dan menangani koordinasi bantuan begitu laporan bencana masuk. Ia menyebut seluruh perangkat daerah, BUMD, PMI, dan Baznas mulai bergerak bersamaan untuk mempercepat penyaluran.

“Setelah kejadian, Pak Gubernur memerintahkan saya untuk melakukan koordinasi kepada seluruh OPD untuk menjalankan kegiatan ini. Karena itu BUMD DKI, kemudian PMI, Baznas bergerak semua hari ini,” ucapnya.

Rano memastikan dukungan yang dikirim DKI Jakarta tidak sekadar bersifat simbolis. Ia menegaskan bantuan tersebut mencakup kebutuhan darurat untuk masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang mengalami kerusakan berat akibat banjir dan longsor.

Sementara itu, BMKG melaporkan Indonesia sedang menghadapi cuaca ekstrem akibat kombinasi fenomena atmosfer global dan regional. Lembaga tersebut menilai beberapa wilayah di Sumatra bagian utara menerima curah hujan tinggi sejak pertengahan November 2025.

BMKG menyampaikan intensitas hujan mencapai 50–100 mm per hari di berbagai lokasi. Kota Langsa dan Kabupaten Bireun di Aceh bahkan mencatat curah hujan ekstrem hingga lebih dari 300 milimeter.

Sebagai informasi, BMKG membagi intensitas hujan ke empat kategori: rendah 0–100 mm, menengah 100–300 mm, tinggi 300–500 mm, dan sangat tinggi di atas 500 mm. Dalam laporan resmi, BMKG menyampaikan hujan di Kota Langsa mencapai 311 mm sementara Kabupaten Bireun berada di angka 295,8 mm.

Melalui langkah ini, Pemprov DKI menegaskan komitmen membantu pemulihan kawasan terdampak dan memastikan DKI beri bantuan berlangsung berkelanjutan sesuai kebutuhan di lapangan. (*)