CILACAP – Islam menganjurkan umatnya untuk membaca doa khusus setelah melaksanakan sholat tarawih dan witir. Rasulullah SAW telah mencontohkan doa setelah sholat witir. Sholat sunnah ini berlangsung selama bulan Ramadan.
Menurut laman banten.nu.or.id, terdapat doa setelah sholat tarawih yang dikenal dengan nama Doa Kamilin. Berikut adalah bacaan doa tersebut:
اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هٰذِهِ لَيْلَةِ الشَّهْرِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه أَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban, menjaga sholat, menunaikan zakat, mencari ridha-Mu, berharap ampunan-Mu, berpegang teguh pada petunjuk-Mu, menjauhi kebatilan, zuhud di dunia, mencintai akhirat, ridha terhadap ketentuan-Mu, bersyukur atas nikmat, sabar dalam menghadapi musibah, berada di bawah panji Rasulullah pada hari kiamat, berkunjung ke telaga Nabi, masuk ke dalam surga, selamat dari neraka, duduk di singgasana kemuliaan, menikahi bidadari surga, mengenakan pakaian sutra, menikmati makanan surga, serta meminum susu dan madu murni bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat, yaitu para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang shalih. Mereka adalah teman terbaik. Itulah anugerah dari Allah, dan cukuplah Allah Maha Mengetahui.
Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya di malam yang mulia ini. Jangan biarkan kami termasuk orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya.
Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabat beliau. Dengan rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih di antara para pengasih. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.”
Doa Setelah Sholat Witir
Setelah membaca doa tersebut, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan sholat witir sebanyak tiga rakaat. Rasulullah SAW juga mencontohkan untuk membaca doa setelah sholat witir:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ
Subhānal-malikil-quddūs (dibaca tiga kali), yang berarti “Maha Suci Allah, Raja yang Maha Suci.”
Kemudian, dilanjutkan dengan membaca doa:
رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
Rabbil-mala’ikati war-ruh, yang berarti “Tuhan para malaikat dan ruh.”
Demikian penjelasan mengenai doa setelah sholat tarawih dan witir. Semoga dapat menjadi pedoman bagi umat Islam dalam mengamalkan ibadah selama bulan Ramadan. (*)






