CILACAP – Geng motor dengan celurit, pedang atau parang sangat panjang, seperti sudah menjadi ciri khas mereka. Tiap kali ada video viral geng motor, maka senjata seperti ini selalu terlihat. Dan kalau tertangkap petugas, kedua jenis senjata tajam ini selalu menjadi barang bukti.
Perilaku dan tindak kekerasan oleh geng motor, terjadi di Cilacap pada Jumat (30/5/2025) dini hari dengan serang sejumlah orang yang ada di warung rokok dan lukai 1 orang. Rombongan geng motor ini menyerbu dan lukai warga dengan membawa senjata tajam.
Sayangnya, mayoritas anggota geng motor tergolong masih anak kecil dan masih duduk di bangku SMP atau SMA/SLTA. Namun mereka sudah punya perilaku destruktif dan sering melukai atau merusak barang milik warga.
Aksi geng motor ini tertangkap kamera cctv milik warga di sepanjang Jalan Dr Soetomo, Majenang. Nampak jelas kalau salah satu anggota geng motor menenteng pedang dan celurit panjang. Panjang kedua senjata tajam ini, bisa mencapai 1 meter dan sudah termasuk pegangan yang berbahan kayu.
Saat beraksi atau melintas di jalan raya, anggota geng motor sering mengeluarkan pedang dan celurit panjang. Pengendara lain kerap merasa takut dengan perilaku mereka, yang memegang senjata tajam.
Lalu dari mana mereka punya celurit panjang? Biasanya, pandai besi membuat celurit dengan ukuran pendek. Panjanya juga hanya 30 atau 40 cm. Sementara celurit di kawanan geng motor ini, jauh lebih panjang. Hingga sangat mungkin hanya beberapa pandai besi yang membuatnya. Sementara proses menjualnya, tidak mungkin melalui pedagang di pasar.
Ternyata, anggota geng motor kerap mendapatkan celurit panjang melalui aktifitas jual beli secara online. Dengan begitu, geng motor bisa membeli secara tertutup.
“Sajam beli dari online,” ujar Sultan Putra Arya Pratama (19), warga Desa Jenang Kecamatan Majenang, Cilacap.






