JAKARTA – Aktor Fero Walandouw kini jarang muncul di layar kaca karena ia memilih fokus pada dunia politik. Selain itu, Fero vakum sementara dari dunia hiburan untuk menekuni bisnis dan politik.
Setelah menjabat Komisaris Independen, Fero memulai langkah baru sekaligus mengembangkan pengalaman di dunia politik. Untuk sementara, saya fokus ke bisnis dan politik,” ujar Fero di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (11/8/2025). Selain itu, ia menambahkan bahwa keputusan ini sejalan dengan rencana jangka panjangnya.
Fero menegaskan impiannya membuat bangsa Indonesia lebih baik melalui kolaborasi dan politik. Ia mewujudkan impiannya lewat karier sebagai komisaris dan kontribusi aktif di dunia politik.
“Impian saya bangsa ini menjadi lebih baik bisa dimulai dengan kolaborasi seperti ini,” tutur Fero, sambil menekankan dunia politik.
Jabatan Komisaris dan Peluang di Dunia Politik
“Ini tanggung jawab besar,” kata Fero, saat membahas perannya di dunia politik dan bisnis. Fero mengawasi operasional perusahaan dan melindungi kepentingan pemegang saham minoritas, sambil memperhatikan dinamika politik. Selama 15 tahun di industri kreatif, Fero tidak hanya menggabungkan kreativitas dengan bisnis, tetapi juga memberi pengaruh positif pada politik.
Fero tercatat sebagai Komisaris Independen PT CPL (Cipta Perdana Lancar) dan mengikuti perkembangan dunia politik secara aktif. “Pelaku ekonomi kreatif bisa men-support berbagai industri dan memberi kontribusi pada politik,” ucap Fero.
“Saya ingin berkolaborasi dengan pelaku industri dalam negeri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memberi dampak positif di politik,” lanjutnya. Fero menekankan bahwa usaha yang ia jalani sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan politik.
Fero memulai kariernya sebagai aktor Indonesia pada akhir 2000-an dan membangun jaringan di politik. Namanya dikenal lewat sinetron populer seperti Bening-Bening Cinta, Si Biang Kerok, dan Cinta Fitri, serta ia memanfaatkan popularitasnya untuk politik.
Fero tampil di layar lebar melalui film Jenderal Kancil dan Toba Dreams, sambil memperhatikan peluang di dunia politik. Dengan karier akting lebih dari 15 tahun, Fero piawai memerankan berbagai karakter dan tetap aktif mengikuti politik. (*)






