JAKARTA – Partai Golkar menegaskan belum mencari pengganti Adies Kadir untuk posisi Wakil Ketua DPR RI. Keputusan itu diambil karena partai masih menunggu proses penonaktifan Adies yang sedang berjalan.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, hingga kini internal partai belum membahas nama calon pengganti Adies Kadir.
“Partai Golkar sampai hari ini belum membicarakan soal pengganti Adies Kadir sebagai Wakil Ketua DPR,” kata Idrus..
Ia menilai langkah mencari pengganti terlalu Adies Kadir masih terlalu dini. Ini karena proses administrasi masih berlangsung di DPR dan fraksi partai.
“Prosesnya masih jalan, jadi tidak etis kalau kami mendahului dengan mencari pengganti,” ujarnya.
Idrus memastikan belum adanya pengganti Adies Kadir tidak mengganggu kinerja pimpinan DPR. Menurutnya, sistem kerja pimpinan DPR bersifat kolektif kolegial sehingga keputusan tetap berjalan.
“Kalau satu belum aktif, mekanisme tetap berjalan dan produktivitas tidak terganggu,” katanya.
Sebelumnya, DPP Partai Golkar resmi menonaktifkan Adies Kadir dari keanggotaan DPR RI. Adies merupakan anggota DPR dari Daerah Pemilihan Jawa Timur I (Surabaya–Sidoarjo).
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menjelaskan, keputusan penonaktifan berlaku mulai 1 September 2025.
“DPP Partai Golkar menonaktifkan Saudara Adies Kadir sebagai anggota DPR Fraksi Partai Golkar sejak 1 September 2025,” ujar Sarmuji, Minggu (31/8/2025).
Ia menambahkan, keputusan itu diambil setelah partai mencermati aksi demonstrasi yang sempat ricuh beberapa hari sebelumnya. Golkar, kata dia, berkomitmen menjadikan aspirasi rakyat sebagai dasar setiap langkah politik partai. (*)






