News  

Gus Miftah Sindir Samsudin. Pastikan Bukan Kyai

Gus Miftah saat pengajian akbar di Cilacap , Jumat (12/8/2022) malam. Dia sindir dan pastikan Samsudin bukan kyai. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Mubaligh kondang, Gus Miftah, sindir perilaku dukun yang tengah viral, Samsudin. Menurutnya, Samsudin bukanlah sosok ulama namun tiba-tiba mendapat julukan Gus. Hal ini dia sampaikan saat memberikan tauziah di alun-alun Majenang, Cilacap, Jumat (12/8/2022).

Gus Miftah dalam tazuiah membagi ulama dalam 5 kategori, yang menjurus untuk sindir Samsudin. Yakni kyai tutur, catur, sembur, nganggur dan ngawur. Kyai tutur adalah tipe pemberi tauziah. Banyak contoh dari kyai seperti ini di tanah air.

Lalu ada kyai catur yang sering muncul jelang pemilu. Tapi ada juga kyai sembur yang kerap mendoakan kesembuhan seseorang dengan berbagai metode. Termasuk suwuk.

“Nah persoalannya sekarang adalah, dukun justru dianggap kyai. Dukun tiba-tiba dipanggil gus,” kata Gus Miftah.

Dia kembali sindir Samsudin karena ada pengalaman tidak mengenakan karena ada tagg dari salah satu warganet. Isinya quote Samsudin tentang menyebut perempuan yang terkena kanker sering marah ke suami.

Dia kemudian mencontohkan istrinya sendiri yang digambarkan perempuan sholehah, selalu bersholawat dan berbicara lembut kepada suami. Tahun 2019 lalu, dokter memvonis terkena kanker. Namun perilaku istrinya tidak berubah dan menjadi kerap meluapkan amarah.

“Nah kata si Samsudin, perempuan yang kena kanker katanya suka marah sama suami. Kan cangkem bosok dia. Bojone inyong ra tau nesu. (Istriku ga pernah marah),” kata dia.

“Ini salah besar, ini ngawur. Jangan menganggap dukun sebagai kyai. Akhirnya ngaji salah,” lanjutnya.

Gus Miftah kembali sindir Samsudin dengan membandingkan antara dukun dan pesulap. Dia menilai pesulap tidak berpotensi melanggar apapun karena menjadi profesi penghibur.

“Saya lebih hargai pesulap dari pada dukun. Karena pesulap tidak langgar apapun karena menghibur. Dukun yang berkedok agama berpotensi melanggar KUHP,” tegasnya. (*)