Hasto Kristiyanto Terpilih Jadi Sekjen PDI Perjuangan Lagi

Analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensa) menyoroti penunjukkan Hasto Kristiyanto yang terpilih jadi sekjen PDI Perjuangan periode 2025-2030.(doc/instagram)

JAKARTA – Analis komunikasi politik Hendri Satrio (Hensa) menyoroti penunjukkan Hasto Kristiyanto yang terpilih jadi sekjen PDI Perjuangan periode 2025-2030. Hensa menilai bahwa Megawati sejak awal sudah menyiapkan Hasto, sehingga Hasto terpilih jadi sekjen PDI dan penunjukkannya tidak mengejutkan.

Menurut Hensa, sinyal-sinyal Hasto terpilih sudah terlihat sejak lama, karena Megawati secara konsisten menunjukkan kepercayaan penuh terhadap loyalisnya, termasuk dalam menghadapi isu hukum yang sempat menimpa Hasto. “Dari awal kita sudah bisa menebak bahwa Hasto akan terpilih jadi sekjen, saat ibu Megawati merangkap ketum sekaligus sekjen,” kata Hensa kepada wartawan, Kamis (14/8/2025).

Loyalitas Jadi Kunci Hasto Tetap di PDI

Hensa menambahkan bahwa Megawati belum berniat mengganti Hasto, sehingga Hasto tetap terpilih jadi sekjen PDI. Loyalitas Hasto menjadi kunci dalam dinamika internal PDI Perjuangan, sehingga ia tetap terpilih untuk menjaga kestabilan kepemimpinan.

Hensa menjelaskan bahwa jika kasus hukum tidak menjerat Hasto, Megawati pasti menetapkan Hasto terpilih karena loyalitasnya. Hensa menegaskan bahwa Megawati saat ini masih nyaman bekerja bersama Hasto, sehingga Hasto jadi sekjen PDI.

Oleh karena itu, wajar jika Hasto kembali terpilih jadi PDI Perjuangan untuk periode 2025-2030. “Kenyamanan itu masih ada pada Hasto, jadi selama kenyamanan itu tetap ada, Megawati akan memastikan Hasto tetap terpilih jadi sekjen PDI dan tidak menyerahkan posisi itu kepada orang lain,” pungkas Hensa. (*)