HUT ke 62 Golkar di Majenang Meriah dengan Pertunjukan Kesenian Ebeg

Ketua DPD Golkar Teti Rohatiningsih saat membuka Gelar Budaya dalam rangka HUT Golkar ke 62 di alun alun Majenang, Sabtu 931/10/2026) malam. Kesenian kuda lumping atau ebeg menjadi tampilan yang dipilih sesuai dengan keinginan warga Cilacap. (bercahayanews.com)

CILACAP – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, berlangsung meriah dengan menampilkan pertunjukan kesenian tradisional ebeg, Sabtu (31/10/2026) malam. Gelaran budaya di alun-alun Majenang ini, mendapat sambutan antusias oleh masyarakat yang memadati lokasi acara. Selain menjadi hiburan bagi warga, kegiatan tersebut juga menjadi upaya melestarikan kesenian tradisional sekaligus mendorong perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cilacap, Teti Rohatiningsih mengatakan, gelar budaya menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-62 Partai Golkar. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal yang sempat vakum setelah pandemi COVID-19.

“Alhamdulillah, mendengar aspirasi masyarakat yang ingin budaya lokal ini kembali ditampilkan dan di uri-uri. Kami berupaya menghadirkan gelar budaya di masing-masing daerah pemilihan,” ujar Teti Rohatiningsih.

Menurut Teti, masyarakat memiliki antusiasme besar untuk kembali menyaksikan pertunjukan kesenian tradisional. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kesenian daerah.

“Tagline Golkar adalah suara rakyat, suara Golkar. Kami berharap dengan adanya gelar budaya ini, kebersamaan dan persatuan masyarakat semakin kuat. Kami juga berharap generasi Z turut nguri-uri budaya yang harus terus kita lestarikan,” tambahnya.

Teti menjelaskan, peringatan HUT ke-62 Partai Golkar tidak hanya fokus pada kegiatan hiburan. Sebelumnya, berbagai kegiatan sosial juga telah dilaksanakan. Mulai dari ziarah ke taman makam pahlawan, santunan, pembagian bantuan sembako, hingga kegiatan donor darah bersama Palang Merah Indonesia.

Sementara itu, Ketua PK Golkar Kecamatan Majenang, Ajat Kurniawan mengatakan, pihaknya memilih kesenian ebeg karena masih memiliki banyak peminat dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Hidupkan UMKM di Tingkat Bawah

“Alasan kami memilih kesenian ebeg adalah karena ingin melestarikan budaya. Agar hiburan tradisional seperti ini tidak hilang di tengah masyarakat. Antusiasme masyarakat terhadap ebeg juga masih luar biasa,” kata Ajat Kurniawan.

Selain melestarikan budaya, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Kecamatan Majenang melalui meningkatnya aktivitas ekonomi selama acara berlangsung.

“Alhamdulillah, kegiatan ini juga bisa memberdayakan UMKM yang ada di Kecamatan Majenang. Harapan kami, perekonomian masyarakat khususnya di Majenang bisa semakin baik,” lanjut Ajat.

Ajat berharap, kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan pada tahun-tahun mendatang. Termasuk dengan menghadirkan beragam hiburan tradisional lainnya yang mulai jarang di tengah masyarakat.

Melalui gelaran budaya ini, peringatan HUT ke-62 Partai Golkar tidak hanya menjadi momentum perayaan semata. Tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta ikut menjaga kelestarian budaya daerah. (*)