Bercahayanews – Kapuas Hulu – Video rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan pemukulan oleh Kapolres Kapuas Hulu terhadap seorang warga di Terminal Bus Kedamin menjadi viral di media sosial dan menimbulkan sorotan publik.
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra diduga melakukan pemukulan terhadap seorang warga bernama Iki Adi di Terminal Bus Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat pada Jumat (30/10/2026). Insiden tersebut terekam dalam video CCTV berdurasi 58 detik yang kemudian beredar luas di media sosial.
Setelah video viral, Kapolres Kapuas Hulu mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada Iki Adi dalam pertemuan di ruang Kapolres sekitar pukul 13.30 WIB pada Jumat (30/10/2026). Wisnu mengaku khilaf atas tindakan yang terjadi saat dirinya memimpin kegiatan kurve atau kerja bakti di Terminal Kedamin.
Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan melalui mekanisme hukum adat Dayak Ketemenggungan Punan Uheng Kareho. Penyelesaian dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026) pukul 15.00 WIB di rumah Ketua Adat Dusun Nanga Enab, Desa Cempaka Baru, Kecamatan Putussibau Selatan, yang melibatkan para pemangku adat, pihak keluarga, serta perwakilan organisasi masyarakat.
Pihak keluarga Iki Adi beserta Ormas SABER dan Ormas TBBR Kabupaten Kapuas Hulu menerima dan mendukung hasil keputusan penyelesaian secara adat. Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Kalimantan Barat menegaskan akan menindaklanjuti kasus ini secara profesional dan objektif sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk komitmen menjaga integritas institusi Polri.




