News  

Hutan Gundul Penyebab Banjir Cilacap

Warga menggunakan perahu untuk melintasi daerah banjir. Danrem Wijayakusuma, Kolonel Inf Yudha Airlangga mensinyalir penyebab banjir di Cilacap karena kondisi hutan yang gundul. (doc)

CILACAP – Kondisi hutan yang gundul menjadi salah satu penyebab banjir parah dan melanda beberapa wilayah di Kabupaten Cilacap. Terutama banjir yang terjadi di wilayah dekat perbukitan atau pegunungan.

Bencana alam berupa banjir di Desa Binangun Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap pada Oktober 2022, terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu bukti adalah lamanya genangan air ini terjadi. Meskipun Desa Binangun merupakan wilayah langganan banjir.

Banjir terjadi akibat hujan deras sejak Jumat (7/10/2022) siang hingga Sabtu (8/10/2002) dini hari. Air bah terjang sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap. Wilayah terdampak paling parah dan masih terasa sampai Sabtu dini hari ada di Kecamatan Kawunganten, Jeruklegi dan Kroya.

Pada Minggu (9/10/2022), sejumlah desa itu tergenang akibat hujan kembali turun. Tercatat ada 15 desa yang tergenang. Dan pada Senin (10/10/2022), beberapa lokasi mulai terbebas dari genangan. Hal ini dimanfaatkan pengungsi untuk pulang ke rumah masing-masing.

Danrem Wijayakusuma, Kolonel Inf Yudha Airlangga mengatakan, kondisi hutan gundul ini harus menjadi perhatian semua pihak karena menjadi penyebab banjir di Cilacap. Tujuannya untuk bisa mengatasi dan memperbaiki hutan gundul dan mencegah terjadinya banjir di masa mendatang.

Menurutnya, perbaikan hutan gundul ini perlu masuk dalam program mitigasi bencana. Dengan demikian, salah satu penyebab banjir di Kabupaten Cilacap bisa diatasi secara perlahan.

“Terkait dengan mitigasi bencana, kedepannya akan melakukan langkah-langkah penanggulangan bencana dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penghijauan,” kata Danrem.

Dia juga meminta agar masyarakat perlu terusi disadarkan akan pentingnya menjaga kebersihan dan membersihkan sanitasi. Tentu saja langkah ini harus melibatkan semua pihak. Mulai dari TNI, Polri, Pemda dan stakeholder lainnya.

“Tujuannya untuk kesiapan menghadapi bencana”, kata dia.

“Ini tugas kita bersama untuk melestarikan hutan serta melakukan penghijauan kembali atau reboisasi hutan yang gundul, agar hal serupa tidak terulang kembali,” tegasnya. (*)