JAKARTA – Jadwal pertandingan di League One, level ke 3 dalam EPL yang bentrok dengan Timnas Indonesia, membuat Elkan Baggot terpaksa menolak permintaan Patrick Kluivert . Ini karena pertandingan liga, bentrok dengan jadwal Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia ronde 3.
Indonesia akan terbang ke Australia untuk menantang Socceroo, pada 20 Maret 2025. Lima hari berselang, tepatnya 25 Maret 2025, tim Garuda akan menjamu Bahrain. Hingga FIFA menetapkan jeda untuk pertandingan internasional pada 17 hingga 25 Maret. Jika ini terjadi, maka liga domestik akan libur dan memberi kesempatan para pemain untuk membela negara masing-masing.
Sayangnya, Elkan Baggot bermain di League One, kasta ketiga di EPL. Biasanya, pemain nasional tergabung di tim-tim EPL, bukan di League One. Hingga akhirnya, operator liga tetap menjadwalkan pertandingan meski tengah jeda internasional.
Di jeda ini, Elkan Baggot bersama Blackpool bertandan ke Northampot Town pada 22 Maret. Ini artinya hanya selang 2 hari dari laga Indonesia melawan Australia. Dan empat hari usai laga melawan Bahrain, Elkan Baggot cs harus bentrok dengan Bolton Wanderrers.
Karena itulah, Elkan Baggot lebih memilih bertahan di klub dan menolak permintaan Patrick Kluivert untuk bisa bermain di Timnas Indonesia.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan membongkar ini di kanal youtube miliknya. Menurutnya, Elkan Baggot sudah memberikan jawaban kepada Patrick Kluivert.
“Memang benar, bahwa Elkan ini tidak akan bermain buat timnas,” katanya sembari memastikan seluruh informasi ini dia dapatkan dari Erick Thohir.
Dia mengatakan, Patrick Kluivert sudah menghubungi Elkan Baggot di Inggris. Saat pelatih timnas ini menanyakan kesiapan Elkan Baggot untuk laga timnas, dia mendapatkan penolakan.
“Kluivert ingin menanyakan bagaimana kebugaran dia, kemudian kesiapan dia, apakah dia bisa untuk memperkuat Indonesia jika dipanggil PSSI,” kata Ropan.
“Tapi Baggot membajawab, bahwa untuk sementara dia akan fokus di klubnya, di Blackpool,” katanya.
“Kluivert juga tidak mempermasalahkan, toh di belakang juga sudah banyak (pemain),” tegasnya. (*)






