JAKARTA – Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir mengenai tidak adanya kenaikan gaji anggota DPR dan salah hitung soal anggaran perumahan memicu perhatian publik. Netizen kemudian menyoroti jam tangan Adies Kadir karena mereka menilai koleksinya mewah dan bernilai fantastis.
Adies Kadir menegaskan bahwa yang mengalami penyesuaian hanyalah tunjangan anggota DPR, bukan gaji pokok. Ia menjelaskan sambil mengenakan salah satu koleksi jam tangan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. “Gaji kami tetap terima sekitar Rp 6,5 juta hingga hampir Rp 7 juta. Tunjangan beras cuma Rp 12 juta, dan ada kenaikan sedikit dari Rp 10 juta kalau tidak salah,” ujar Adies.
Ucapan tersebut memicu reaksi publik, dan netizen mulai menyoroti jam tangan Adies yang harganya mencapai ratusan juta rupiah. Mereka membandingkan pernyataan soal gaji kecil dengan gaya hidup yang publik anggap glamor.
Jam Tangan Adies Kadir Nilainya Fantastis
Seorang content creator sekaligus pelapak jam tangan asal Surabaya, Lucky Chandra, juga ikut membahas koleksi jam tangan. Dalam akun Instagram pribadinya, Lucky menyebut beberapa jam tangan milik Adies memiliki nilai di atas Rp 200 juta.
Lucky menunjukkan sebuah potret Adies Kadir yang sedang bersalaman dengan pejabat DPR di Jakarta Pusat. Dalam foto itu, Lucky menyoroti jam tangan Kadir berupa Rolex Datejust warna abu-abu serta menilai harganya mencapai Rp 200 juta.
“Kalau dilihat, jam tangan Adies Kadir pada foto pertama adalah Rolex Datejust versi grey. Harganya sekitar Rp 200 juta,” kata Lucky di akun Instagram @luckchan, dikutip Minggu (25/8).
Pada foto kedua, Lucky kembali memperlihatkan jam tangan Adies Kadir lainnya, yakni Rolex Oyster Perpetual warna kuning senilai Rp 270 juta. Ia menegaskan bahwa koleksi ini menambah kesan mewah penampilan sang politisi.
Selain itu, Lucky juga menemukan jam tangan Adies Kadir berupa Rolex Sky-Dweller versi Oyster Flex rose gold dengan harga mencapai Rp 600 juta. Jam tangan ini menjadi salah satu koleksi paling mahal milik Adies.
Koleksi jam tangan sporty
Bukan hanya Rolex, Lucky menyebut jam tangan Adies Kadir juga meliputi Audemars Piguet Royal Oak Offshore White Dial senilai Rp 300 juta. Koleksi jam tangan sporty ini semakin menegaskan gaya hidup mewah sang politisi.
“Masih ada koleksi jam tangan lainnya, seperti Audemars Piguet Royal Oak Offshore Chronograph Black yang harganya hampir Rp 400 juta,” ujar Lucky menambahkan.
Sebelumnya, publik mempersoalkan penjelasan Adies Kadir terkait perhitungan tunjangan perumahan DPR karena mereka menganggapnya keliru. Saat kritik memuncak, netizen kembali menyoroti jam tangan Kadir dan menyebut koleksinya bertolak belakang dengan klaim gaji kecil.
Adies Kadir menjelaskan bahwa uang Rp 50 juta yang diterima anggota DPR merupakan kompensasi atas rumah dinas yang dialihfungsikan negara. Saat memberikan pernyataan itu, Adies kembali terlihat mengenakan salah satu koleksi jam tangan yang bernilai tinggi.
Menurut Adies, uang Rp 50 juta tersebut bukan bagian dari gaji, melainkan tunjangan untuk mencari tempat tinggal baru. Pernyataan itu kembali memicu perbincangan publik yang membandingkan kondisi gaji DPR dengan harga jam tangan Adies Kadir.
Ia juga menegaskan bahwa gaji anggota DPR sebenarnya kecil jika dibandingkan dengan DPRD provinsi di Pulau Jawa. Saat menyampaikan penjelasan ini, penampilan Adies yang mengenakan jam tangan semakin memancing komentar publik.
Adies menambahkan, total take home pay anggota DPR sekitar Rp 60 juta setelah digabung dengan berbagai tunjangan. Namun, netizen tetap fokus pada koleksi jam tangan Adies Kadir yang nilainya mencapai miliaran rupiah.
“Beban tugas kami memang berat dan kompleks. Tapi sejak awal, kami berniat mengabdi untuk kepentingan bangsa,” kata Adies. Meski begitu, publik tetap memperdebatkan antara klaim pengabdian dan kemewahan koleksi jam tangan Adies Kadir. (*)






