News  

Jembatan Ambruk Akibat Banjir di Karangpucung, Akses Cilacap-Banyumas Terputus

Jembatan di Desa Tayem Timur Kecamatan Karangpucung, Cilacap ambruk akibat banjir. Jembatan ini bagian dari jalur alternatif Cilacap-Banyumas. (doc/bpbd cilacap)

CILACAP – Sebuah jembatan di Desa Tayem Timur, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, ambruk akibat banjir yang melanda wilayah tersebut, Sabtu (1/11/2025). Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan itu sejak pukul 13.00 hingga 17.30 WIB.

Hujan lebat menyebabkan debit air Kali Cilempah meningkat tajam dan mengalir deras. Bongkahan rumpun bambu dan pohon pisang yang terbawa arus menyumbat aliran air di bawah jembatan Jalan Desa Ciampel–Bongas KM 3 hingga akhirnya membuat jembatan tersebut ambruk.

Jembatan yang dibangun pada 2023 itu merupakan akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari serta penghubung ke Desa Dermaji, Kabupaten Banyumas. Berdasarkan laporan UPTD PKBD Majenang, kendaraan roda 4 maupun roda 2, untuk sementara tidak bisa melintasi jembatan sepanjang 6 meter.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa jembatan ambruk akibat banjir ini. Namun, satu rumah milik warga bernama Sabar (50) berisiko terbawa longsor karena berada di dekat lokasi kejadian. Total kerusakan dan kerugian mencapai Rp46,5 juta.

Forkopincam Karangpucung bersama Pemerintah Desa Tayem Timur telah meninjau lokasi dan melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut. Petugas juga memasang rambu peringatan agar masyarakat tidak melintas di lokasi dan mengimbau warga menggunakan jalan alternatif. (*)