CILACAP – Viral kejadian tabrakan yang melibatkan Camat Wanareja, Cilacap, berujung kata sepakat dan damai. Camat dan korban, yakni Jovans Akbar sepakat untuk tidak meneruskan kejadian ini ke penyidik. Kata sepakat ini usai keduanya bertemu di Polres Kebumen.
Kabar kesepakatan tersebut, muncul di akun Instagram @kecwanareja. Di sana ada postingan video berupa pernyataan korban terkait kejadian tersebut.
“Bersama ini kami informasikan bahwa permasalahan yang dimaksud telah ditangani oleh pihak Polres Kebumen. Telah dilaksanakan Mediasi dan mencapai kesepakatan, tanpa ada paksaan dari pihak manapun,” tulis akun tersebut.
Jovans juga menyampaikan permintaan maaf karena postingannya di media sosial sudah membuat geger netizen. Selain itu, isinya juga sepenuhnya seperti yang terjadi saat dia mengalami tabrakan dengan Camat Wanareja di ruas jalan Ayah–Karangbolong, Kebumen, Minggu (29/6/2025)
“Yang bersangkutan Menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Bapak Irwan Arianto, Pemerintah Kabupaten Cilacap dan di Pemerintah Provinsi Jawa tengah atas kegaduhan postingan di media sosial yang belum tentu sesuai dengan fakta yang ada di lapangan,” tulis akun tersebut.
Camat Wanareja usai tabrakan juga sudah memberikan klarifikasi kepada berbagai pihak. Dia mengaku siap bertanggung jawab atas perbaikan mobil korban. Demikian juga dengan biaya perawatan istri korban yang sempat merasakan sakit di bagian dada.
“Bapak Irwan Arianto telah bertanggungjawab atas pengobatan keluarga mas jovan dan perbaikan mobil yang dikemudikan di dealer resmi suzuki,” tegas akun tersebut.
Postingan berisi tabrakan antara Camat Wanareja dengan korban menjadi viral di media sosial. Saat itu, pengemudi yang merekam melalui dashcam mengaku melaju pelan dan sudah minggir ke kiri. Dari arah depan, tiba-tiba muncul mobil Camat Wanareja berwarna putih dan terlalu ke tengah.
Tak ayal, kedua mobil saling tabrak dan terlihat mobil Camat Wanareja terhenti. Sementara mobil korban sampai terguling dan istrinya mengalami sejumlah luka. (*)






