Kenali Ciri Keracunan Makanan. Dimulai Dari Sakit Perut

ilustrasi

CILACAP – Orang yang terkena keracunan makanan, pasti memperlihatkan ciri khas dan hampir sama pada tiap kejadian. Dari beberapa ciri ini, yang biasanya pertama kali muncul adalah sakit perut.

Keracunan pada makanan kerap terjadi akibat mengkonsumsi makanan jenis tertentu. Atau saat mengkonsumsi makanan yang tercemar bakteri tertentu. Dan sebagai bentuk perlawanan dari dalam tubuh, perut akan menolak dan tidak bisa mengolah. Alhasil, akan muncul ciri-ciri tertentu yang memperlihatkan kejadian keracunan makanan.

Kabid P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Kuswantoro mengatakan, ada beberapa ciri penanda orang terkena keracunan makanan. Yang paling mudah terlihat dan biasanya muncul pertama adalah sakit perut.

“Ciri orang keracunan makanan hampir sama. Pertama pasti sakit perut,” katanya.

Ciri berikutnya adanya rasa mual. Ini seperti langkah kedua bentuk penolakan dari tubuh dengan berusaha mengeluarkan makanan beracun. Karena tubuh tidak mungkin menyerap racun yang pasti akan berbahaya bagi keselamatan.

“Ciri kedua ya mual-mual,” kata dia.

Dan terakhir adalah muntah atau BAB berlebih. Ini menjadi penanda tubuh sudah benar-benar menolak racun agar tidak masuk ke dalam peredaran darah. Proses ini menjadi detoksifikasi atau menghilangkan racun dari tubuh sama sekali.

Hanya saja perlu diwaspadai. Dengan keluarnya cairan dari tubuh, tentu harus ada penggantian. Caranya dengan banyak minum air atau melalui infus jika sudah masuk fase perawatan medis. Karena dehidrasi yang berlebih akan membawa ancaman keselamatan dan bisa berujung kematian.

Ciri-ciri ini menandakan keracunan makanan oleh bakteri. Namun jika keracunan bahan kimia, ada ciri tambahan. Yakni pusing di kepala. Biasanya ini terjadi pada orang yang terlalu banyak mengkonsumsi alkohol.

“Secara umum ciri keracunan makanan hampir sama. Baik karena faktor bateriologi atau kimia,” tegasnya. (*)