Sport  

Lawan Bahrain, Futsal Putri Wajib Menang agar Lolos Grup C Piala Asia

Fitriya Hilda saat melawan Thailand di ajang Piala Asia Futsal. Laga terakhir lawan Bahrain, timnas futsal putri wajib menang untuk membuka kans lolos ke semi final. (doc/federasi futsal indonesia)

JAKARTA – Perjalanan timnas futsal putri Indonesia di babak penyisihan, tinggal laga lawan Bahrain. Laga ini menjadi penentu bagi timnas futsal putri untuk bisa memenuhi target lolos ke semi final.

Timnas futsal putri di ajang Women Futsal Asian Cup, tidaklah mulus. Laga pembuka, timnas futsal putri kalah telak dari Jepang dengan skor akhir 5-2. 4 gol Jepang tercipta di babak pertama.

Di laga kedua, timnas futsal putri harus berhadapan dengan tim kuat di grup C, yakni Thailand. Perjuangan dan kerja keras pemain, membuat tim ini mampu mengakhiri laga dengan hasil imbang.

Hasil imbang ini membuat timnas futsal meraih 1 angka dan kini berada di posisi 3 klasemen. Sementara Menyusul Thailand dengan 4 poin dari 2 laga.

Jepang menjadi pemuncak klasemen dengan 6 poin usai menang dari Indonesia dan Bahrain. Bahrian berada di dasar klasemen tanpa poin, usai kalah dari Thailand dan Jepang.

Bahrain sudah pasti pulang lebih awal. Sementara Indonesia, masih ada peluang. Syaratnya laga lawan Bahrain, tim futsal putri Indonesia harus menang. Ini membuka peluang untuk lolos dengan menjadi posisi ke 3 terbaik.

Namun begitu, peluang ini harus bergantung pada hasil pertandingan tim lain. Seperti laga Jepang vs Thailand. Jika Thailand kalah, maka poinnya sama dengan Indonesia yakni 4. Namun begitu, Indonesia tertahan di posisi ke 3 karena kalah head to head.

Sampai match day ke 2 Piala Asia Futsal Wanita, kandidat paling kuat urutan ke 3 terbaik adalah Uzbekistan yang sudah mengemas 3 angka.

Federasi Futsal Indonesai (FFI) di akun instagram berharap agar timnas futsal putri di laga terakhir lawan Bahrain meraih kemenangan. Dengan begitu, bisa menjadi pembuka jalan untuk lolos penyisihan grup.

“Satu laga sisa akan jadi penentuan. Tuntaskan hingga akhir bawa Garuda terbang tinggi,” tulis FFI. (*)