News  

Massa Buruh Padati Jalan Medan Merdeka Selatan, Lalu Lintas Tersendat

Massa buruh dari berbagai wilayah di Jawa Barat, Banten, dan Jakarta menggelar aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025).(doc)

JAKARTA – Massa buruh dari berbagai wilayah di Jawa Barat, Banten, dan Jakarta menggelar aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025). Massa buruh berkumpul di sekitar Patung Kuda, tepatnya di depan BSI Tower dan Gedung Danareksa.

Berdasarkan pantauan di lokasi, massa buruh yang melakukan konvoi sepeda motor tiba di Jalan Medan Merdeka Selatan sekitar pukul 12.39 WIB. Sejumlah buruh lainnya telah datang lebih awal sejak pukul 10.50 WIB untuk menunggu rombongan dari daerah lain.

Sekitar pukul 12.54 WIB, para peserta aksi memblokade Jalan Medan Merdeka Selatan di depan Gedung Danareksa. Aksi tersebut menghambat arus lalu lintas dan membuat kendaraan roda empat berbalik arah, sementara sepeda motor masih dapat melintas.

Peserta aksi berasal dari berbagai daerah. Dari Jawa Barat, buruh datang dari Depok, Bogor, Bekasi, Karawang, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Subang, Bandung Raya, Majalengka, hingga Cirebon. Dari Banten, buruh berdatangan dari Serang dan Tangerang.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan aksi massa buruh merupakan bentuk kekecewaan terhadap keputusan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026.

“Aksi ini merupakan aksi damai dan konstitusional. Massa buruh menuntut pengembalian nilai kenaikan UMSK di 19 kabupaten/kota di Jawa Barat sesuai rekomendasi bupati dan wali kota yang sebelumnya diubah dan dikurangi,” ujar Said Iqbal dalam konferensi pers.

Selain menyampaikan tuntutan upah, para buruh juga meminta pejabat publik menghentikan pencitraan berlebihan di media sosial. Mereka menegaskan menginginkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pekerja. (*)