CILACAP – Penjabat atau PJ Bupati sepertinya tidak akan jauh dari lingkungan Cilacap karena Tatto sudah berikan petunjuk. Dia mensyaratkan penjabat bupati harus merupakan orang Cilacap.
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rahman, memenangi kontestasi pilkada Cilacap pada 2017 lalu. Berdasar pada hasil penghitungan suara di KPU Cilacap, keduanya lalu dilantik Gubernur Jawa Tengah.
Masa jabatan pasangan ini mulai 2017 hingga 2022. Tepatnya akan habis pada 19 November 2022. Hanya saja, pilkada serentak baru akan digelar pada 2024 mendatang. Hingga Cilacap harus ada PJ Bupati untuk menjalankan roda pemerintah.
Tatto dalam sebuah kesempatan kepada media memberikan petunjuk nama yang akan menjadi PJ Bupati. Menurutnya, nama PJ Bupati akan muncul pada H-3 berakhirnya masa jabatannya.
“H-3 sudah ada. Nanti tunggu sajalah,” kata Tatto.
Dia lalu memberi petunjuk tentang nama PJ Bupati Cilacap yang akan bertugas sampai 2024. Dia mensyaratkan kalau PJ bupati harus orang Cilacap.
“Kalau saya berharap PJ-nya orang Cilacap,” kata Bupati.
DPRD Cilacap telah mengusulkan tiga nama untuk masuk dalam bursa PJ. Usulan ini berasal semua fraksi di DPRD Cilacap. Nama calon PJ Bupati berdasarkan usulan DPRD adalah Dian Arinda Murni yang kini menjabat Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan. Lalu ada Sekretaris DPRD Cilacap Sumaryo dan Sekretaris Daerah Cilacap, Awaluddin Muuri.
DPRD Cilacap lalu mengusulkan selurun nama calon penjabat bupati ini ke Kementrian Dalam Negeri. Pemprov Jawa Tengah juga sudah mengambil langkah serupa dengan mengusulkan tiga nama kepada pemerintah pusat melalui Mendagri. (*)






