News  

Pantau Arus Mudik, Petugas Dibekali Drone

ilustrasi

CILACAP – Polda Jawa Tengah berencana untuk menggunakan drone saat pantau arus mudik dan balik lebaran 2023. Karena drone ini punya kemampuan memantau wilayah tertentu dari udara berkat adanya kamera kecil.

Keberadaan drone untuk pantau arus mudik dan bali, sudah diterapkan sejak beberapa tahun lalu. Petugas yang berjaga di pos mudik, secara berkala menerbangkan alat ini. Hasil rekaman kamera langsung dikirimkan ke Polresta Cilacap.

Drone atau pesawat ringan tanpa awak ini memiliki kemampuan dan jelajah tertentu. Hingga saat terbang, drone ini bisa merekam wilayah mana saja yang terjadi kepadatan atau bahkan macet.

Kasat Lantas Polresta Cilacap, AKP Muhammad Salman Farizi Putera, SIK mengatakan, Polda Jawa Tengah berencana pakai drone untuk pantau arus mudik lebaran 2023.

“Ada rencana dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah untuk menggunakan drone saat Operasi Ketupat Candi pada menjelang Hari Raya Idul Fitri,” katanya.

Namun demikian, Polresta Cilacap masih menunggu petunjuk dan perintah lebih lanjut dari Polda Jawa Tengah. Dalam hal ini perintah untuk pakai drone saat Operasi Ketupat Candi 2023.

“Kita masih menunggu perintah lebih lanjut,” kata dia.

Dia menambahkan, sebelumnya petugas sudah melakukan uji coba penggunaan drone untuk kepentingan tilang elektronik. Uji coba tersebut sudah dilakukan pada Rabu (1/2/2023) di sejumlah lokasi di kota Cilacap. Petugas menerbangkan drone dengan ketinggian tertentu dan bisa memotret pelaku pelanggaran lalu lintas.

Menurutnya, ada sejumlah titik rawan yang harus ada pemantauan secara intesif oleh petugas. Seperti pintu keluar dan masuk menuju kota Cilacap. Demikian juga dengan sejumlah lokasi yang rawan macet ataupun rawan kecelakaan lalu lintas.

“Titik rawan macet, rawan kecelakaan dan pintu masuk keluar kota Cilacap. Pintu masuk ini tentu padat dengan kendaraan,” katanya.(*)