CILACAP – 3 anak asal Desa Gandrungmanis Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, terluka parah akibat main petasan, Sabtu (22/3/2025). Ketiga anak ini segera dilarikan ke fasilitas kesehatan karena luka di kaki dan bagian lain tubuh ke 3 bocil tersebut.
Informasi awal menyebutkan, ada 3 anak yang tengah bermain petasan di kebun dan tidak jauh dari komplek rumah warga. Salah satu warga lalu mendengar ada 2 kali ledakan yang berasal dari petasan tersebut.
Selain itu, suara ledakan juga sangat keras dan langsung mengundang perhatian warga setempat. Mereka lalu keluar rumah dan mencari sumber suara.
Menurut kesaksian warga sekitar ledakan petasan tersebut terdengar 2x sampai Jauh dan keras, hingga membuat warga kaget dan berbondong-bondong keluar rumah. Mereka mendapati ada 3 anak usia belasan tahun, terluka akibat ledakan saat main petasan. Mereka juga menemukan sisa petasan yang belum meledak.
Melihat ini, warga langsung membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun karena luka yang cukup parah, para korban dirujuk ke RS Aghisna, Sidareja.
Akun instagram @kawunganten.society memposting video tentang kondisi 3 anak yang terluka usai main petasan. Juga ada lokasi lokasi tempat 3 anak main petasan dan membuat mereka terluka. Akun ini juga memastikan, petugas Polsek Gandrungmangu sudah menanggani kejadian tersebut.
“Telah terjadi ledakan petasan, 3 orang anak menjadi korban,” tulis admin di caption foto.
Tidak ada penjelasan tentang asal usul petasan tersebut. Apakah ketiganya membeli dari luar atau membuat sendiri.
Hanya saja, petasan atau mercon memang menyimpan bahaya yang bisa melukai siapapun. Ini terjadi karena petasan menggunakan bahan peledak, meski daya ledaknya rendah.
Akun ini berharap agar warga dan orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak agar tidak main petasan. Apalagi sudah ada korban yang harus mendapatkan perawatan medis.
” Jangan Sampai lebaran Malah di Rumah Sakit,” tegas akun tersebut. (*)






