CILACAP – Pasokan gas LG untuk menghadapi lebaran 1444 Hijriyah, ditambah sampai 3,5 persen dari biasanya. Tambahan pasokan oleh Pertamina ini untuk memastikan kebutuhan masyarakat umum dan industri tercukupi sepenuhnya.
Momen lebaran kerap kali membuat permintaan akan gas di masyarakat naik drastis. Ini terjadi karena mayoritas rumah tangga membuat beragam menu untuk lebaran.
Di saat bersamaan, pasokan untuk masyarakat juga kerap sedikit terkendal karena bertepatan dengan libur lebaran. Hingga otomatis, karyawan di semua distributor tidak bekerja selama masa libur lebaran.
Kebutuhan rata-rata harian gas di wilayah Banyumas Raya mencapai 177.42. Ini berdasarkan permintaan masyarakat selama periode Januari dan Februari. Hingga pasokan gas selama lebaran akan mencapai 186.631 tabung.
Senior Supervisor Communication & Relations Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Marthia Mulia Asri memastikan, ada penambahan pasokan gas selama momen lebaran.
“Pertamina menyiagakan penambahan stok hingga 3,5 persen,” katanya.
Penambahan pasokan ini berlaku untuk semua jenis gas. Baik PSO atau bersubsidi untuk tabung gas 3 kg. Demikian juga dengan tabung gas Non PSO atau non subsidi. Seperti tabung gas 12 kg atau ukuran 50 kg.
“Penambahan pasokan gas ini meliput PSO dan Non PSO,” katanya.
Sebelumnya, Pertamina juga sudah menjamin pasokan BBM untuk arus mudik dan balik dalam kondisi aman. Sejumlah langkah sudah dipersiapkan. Termasuk membentuk Satuan Tugas RAFFI atau Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriyah. Satgas ini bertugas dari 1 April hingga 2 Mei 2023.
Tidak hanya memastikan kesediaan BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga juga menambah armada mobil tangki, menyiapkan 644 Agen Siaga dan 4.832 Pangkalan Siaga PSO serta 882 Outlet Non-PSO. Seluruhnya akan beroperasi saat liburan di Provinsi Jawa Tengah. Bahkan khusus wilayah dengan permintaan tinggi, beberapa Agen LPG yang beroperasi 24 jam sudah disiapkan. (*)






