News  

Pemadam Kebakaran Cilacap Super Sibuk. Sehari Tangani 4 Kebakaran

Rumah warga Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap terbakar hingga korban mengalami kerugian Rp 200 juta. Dalam sehari, petugas Pemadam Kebakaran Cilacap tangani 4 kali kejadian. (doc)

CILACAP – Seharian penuh, petugas Pemadam Kebakaran Cilacap harus bekerja ekstra keras karena harus tangani 4 kejadian kebakaran, Senin (4/9/2023). Lokasinya tersebar di 4 lokasi berbeda dengan waktu yang berbeda pula.

Petugas Pemadam Kebakaran Cilacap, harus bekerja ekstra keras. Terutama petugas di Pos Damkar Majenang yang harus bolak-balik keluar kantor untuk menangani 2 kejadian kebakaran di 2 kecamatan berbeda. Sementara 2 kejadian lainnya mendapatkan penanganan dari Pos Pemadam Kebakaran Kroya dan yang berjaga di induk, Cilacap.

Kebakaran pertama terjadi di Desa Panulisan Kecamatan Dayeuhluhur, sekitar pukul 09.42 WIB. Satu rumah warga terbakar akibat puntung rokok dan mengakibatkan kerugian Rp 200 juta. Kebakaran ini menghanguskan rumah milik Karlam (46).

Lalu ada kebakaran lahan di komplek Gitet PLN Desa Bulupayung Kecamatan Kesugihan, sekitar pukul 13.00. Petugas Pemadam Kebakaran Cilacap bisa menjinakan api setelah mengerahkan 2 unit armada pemadam.

Kejadian berikutnya di Desa Wanareja Kecamatan Wanareja. Rumah milik Izujin Abdulah (56). Rumah yang dalam keadaan tanpa penghuni ini terbakar akibat konslet. Api ini padam setelah warga melakukan upaya pemadaman mandiri dengan menggunakan alat seadanya. Korban mengalami kerugian senilai Rp 2 juta karena piranti listrik yang rusak akibat terbakar.

Peristiwa terakhir adalah kebakaran yang terjadi di Jalan Lapangan Desa Paberasan Kecamatan Sampang, sekitar pukul 17.45. Petugas menangani kebakaran yang menimpa oleh pedagang keliling bernama Sarino. Kejadian ini cukup mengerikan karena korban mengalami luka bakar.

Saat itu, Sarino tengah berupaya mencabut selang gas dari kompor yang saat asih menyala. Namun ternyata terjadi kebocoran. Seketika api menyambar gerobak dan seisinya. Api sempat menyambar Sarino hingga mengalami luka bakar.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Cilacap, Supriyadi memastikan, korban saat sudah berada di RSU Medika Lestari untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Korban mengalami luka bakar tingkat 3 sekitar. 70% tubuh terkena luka bakar,” tegasnya. (*)