CILACAP – MDN, salah satu anggota penikmat fee plus pemilik jaringan, hanya bisa pasrah setelah aplikasi WPONE ternyata scam. Akibatnya, dia tidak bisa topup, menambah jaringan atau menarik dana.
Di tempat tinggalnya, MDN hanya bisa duduk termenung dengan sesekali berusaha menguatkan diri. Bebeberapa dowline atau member, sesekali datang. Mereka lalu duduk di lantai dan segera membuka hp.
Aplikasi WA berisi grup dan WPONE, menjadi yang pertama mereka buka. Harapannya ada kabar terbaru tentang nasib uang mereka yang tersimpan di WPONE.
Namun, raut muka kembali datar setelah tidak ada kabar terbaru di grup WA. Apalagi setelah kembali membuka aplikasi WPONE dan tidak bisa menarik dana atau saldo.
“Aplikasi masih bisa dibuka, tapi tidak bisa narik dana,” kata dia.
Menurutnya, beberapa hari lalu sempat ada teman yang datang dan ingin membuka akun dan langsung top up. MDN tidak segera mengiyakan keinginan orang tersebut.
“Saya sempat konsultasi ke temen. Kata temen, ikuti saja kemauan WPONE mau sampai mana. Lalu saya coba buat akun dan topup. Ternyata udah ga bisa,” terangnya.
Dari sinilah dia sudah pasrah dengan keadaan. Termasuk bersiap untuk kehilangan uang puluhan juta di akun WPONE yang memang scam tersebut.
Dia mengaku siap untuk menghadapi kondisi apapun dan pasrah kepada Alloh SWT. Termasuk kemungkinan harus berhadapan dengan downline yang meminta saldo mereka kembali.
“Siap jalani sambil terus tawakal. Mungkin ini cobaan paling besar buat saya,” katanya.
Dia mengatakan, pertama kali top up menang tidak banyak. Lalu dia tergiur keuntungan dan menambah modal Rp50 juta. Uang ini dia dapatkan dari hasil meminjman ke salah satu bank.
“Ini hasil minjam,” katanya pasrah.
Member masih menyisakan saldo di akun WPONE, sudah hampir pasti tidak bisa menariknya kembali. Ini setelah ada kepastian WPONE merupakan scam. Bahkan ada kabar berantai melalui WAG yang meminta member mengikhlaskan dana yang sudah tidak bisa diambil lagi. (*)






