News  

Penanganan Rumah Ambruk Memprihatinkan. Kerap Dibebankan ke Korban

Sisa-sisa rumah Suyar di Desa Sindangari Kecamatan Majenang, Cilacap. Penanganan rumah ambruk karena faktor non bencana masih memprihatinkan . (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – Penanganan rumah ambruk terutama yang bukan karena faktor bencana, masih sangat memprihatinkan. Karena korban kejadian tersebut kurang mendapatkan perhatian dan perbaikan menjadi beban pemilik rumah.

Seperti kejadian di Desa Sindangsari. Keluarga Suyar harus menanggung sendiri perbaikan rumahnya yang ambruk dengan bantuan seadanya dari warga sekitar.

Rumah tersebut ambruk sesaat setelah berdiri, pada Sabtu (21/1/2023). Selain itu, rumah ini berdiri di atas lahan orang lain.

Karena 2 faktor tersebut, yakni bukan bencana dan ada di lahan orang lain, maka Suyar sulit mendapatkan bantuan dari pemerintah. Khususnya bantuan berupa perbaikan rumah.

Ketua Komisi D DPRD Cilacap, Didi Yudi Cahyadi menilai, penanganan seperti rumah ambruk seperti ini tentu memprihatinkan. Karena korban justru menerima beban perbaikan.

“Perbaikan rumah ambruk tentu harus ada kerja sama semua pihak. Bukan jadi beban korban,” katanya.

Menurutnya, potensi lembaga pemberi bantuan di Cilacap sangat besar. Yakni banyaknya lembaga non pemerintah yang menampung zakat. Seperti milik organisasi massa, lembaga keuangan hingga kelompok masyarakat tertentu.

Jika seluruh lembaga ini menyisihkan anggaran untuk perbaikan rumah ambruk, maka kasus seperti Suyar akan mudah tertangani.

“Misal LAZ (lembaga amil zakat) ini menyisakan berapa persen untuk penanganan rumah ambruk. Saya yakin bisa tertangani semua,” katanya.

Bahkan jika perlu, pemerintah bisa membuat semacam regulasi agar masyarakat bisa lebih tergerak. Regulasi ini bisa berupa Surat Edaran atau SE Bupati berisi ajakan agar LAZ di Cilacap bisa menyisakan anggaran untuk penanganan rumah ambruk.

“Bisa saja ada regulasi. Atau minimal kita buat formula yang melibatkan peran serta masyarakat dan lembaga tertentu untuk bersama-sama menangani kejadian ini,” kata dia.

Dinas Sosial sudah turun dan membawa bantuan untuk Suyar di Desa Sindangsari Kecamatan Majenang, Sabtu (28/1/2023). Namun untuk perbaikan rumah, Suyar masih mengandalkan bantuan warga sekitar. (*)