Pengembangan RSUD Majenang Dilanjutkan. Geser Poly ke Belakang

  • Bagikan
Direktur RSUD Majenang, dr Reza Prima Muharama bersama konsultan Amdal memaparkan rencana pengembangan dan penataan rumah sakit, Jumat (10/9/1021). Saat ini rencana memasuki tahap penelitian Amdal yang melibatkan pihak ke 3. (haryadi nuryadin/bercahayanews.com)

CILACAP – RSUD Majenang mulai melanjutkan rencana pembangunan dan penataan fasilitas pelayanan yang sempat tertunda akibat pandemi Covid19. Penataan tersebut meliputi pemindahan poly rawat jalan dari yang ada sekarang ke bagian belakang. Demikian juga dengan pembangunan Instalasi Bedah Sentral (IBS), ruang cuci darah dan ICU.

Hal ini terungkap dalam “Public Announcement” yang dilakukan RSUD Majenang bersama konsultan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), Jumat (10/9/2021).

Direktur RSUD Majenang, dr Reza Prima Muharama mengatakan, saat ini rumah sakit tipe C atau kelas 3 ini menempati lahan seluas 15 Meter persegi. Sekarang juga tengah dipersiapkan ruang baru berlantai 2. Lantai dasar atau basement nantinya akan dijadikan tempat parkir kendaraan.

“Di timur untuk basement dan poly rawat jalan. Sekarang poly rawat jalan masih ada di bagian depan RSUD Majenang,” ujarnya.

Menurutnya, pemindahan poly rawat jalan ini juga akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. Yakni memundurkan rumah sakit ini ke arah utara sejauh kurang lebih 15 Meter. Ini dilakukan setelah poly menempati ruang baru dan sejalan dengan grand plan RSUD Majenang.

“Bisa kita lihat di desain,” ujarnya seraya menunjukkan foto desain dan wajah baru RSUD Majenang di layar paparan.

Ina Sita Nur Ainna, konsultan Amdal menjelaskan, public announcement tersebut menjadi langkah pertama yang dilakukannya bersama RSUD. Nantinya akan ada sejumlah langkah yang melibatkan warga. Seperti mencari data dengan membuat questioner atau daftar pertanyaan guna mendapatkan penjelasan mengenai berbagai hal. Termasuk dampak sosial dari pembangunan ruang baru dan penataan rumah sakit terhadap masyarakat sekitar.

“Ini masih awal sekali. Nanti ada sidang tim tekhnis. Sampai muncul perijinan,” ujarnya. (*)

  • Bagikan