JAKARTA – Gelombang aksi massa meluas dan menyasar rumah para anggota dewan. Dalam fakta penjarahan amukan massa, ratusan orang menyerbu dan menjarah rumah anggota DPR, dimulai dari rumah Ahmad Sahroni, anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Pada Sabtu sore (30/8), massa menjarah rumah Ahmad Sahroni setelah melakukan aksi protes berhari-hari sejak Senin (25/8). penjarahan amukan massa ini terjadi akibat kemarahan warga atas pernyataan viral “bubarkan DPR orang paling tolol sedunia”.
Kematian pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang rantis Brimob lindas di Pejompongan, Jakarta, Kamis malam (28/8), semakin memicu kemarahan. Massa membakar fasilitas umum dan memicu penjarahan amukan massa di berbagai lokasi.
Amukan Massa di Rumah Para Anggota DPR dan Pejabat
1. Ahmad Sahroni
penjarahan amukan massa terjadi di rumah Ahmad Sahroni, Swasembada Timur, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sejak pukul 15.00 WIB, Sabtu (30/8). Ratusan warga mendobrak pagar rumah dan masuk secara paksa.
Ahmad Sahroni dan keluarganya kabur ke luar negeri sehingga rumah mewahnya tidak terjaga. Massa memecahkan pintu, menjarah barang berharga seperti TV, tas branded, dan patung mahal. penjarahan amukan massa ini membuat rumah berantakan.
Massa menghancurkan mobil-mobil mewah milik Sahroni. Mereka memukul Lexus, Ferrari 458 kuning, hingga Porsche 356 merah dengan benda keras. Video penjarahan amukan massa tersebar di Instagram @hujat_otomotiff.
Selain kendaraan, massa merusak seluruh fasilitas rumah Sahroni. Dalam fakta penjarahan amukan massa ini, warga memporakporandakan hampir semua isi rumah.
2. Eko Patrio
Massa menyerbu rumah Eko Patrio, Sekjen PAN, setelah video jogetnya di Gedung DPR viral. Meski sudah meminta maaf, warga tetap menjarah rumahnya di Setiabudi, Jakarta Selatan.
Fakta penjarahan amukan massa ini membuat rumah mewah senilai Rp150 miliar tersebut rusak parah. Massa menjebol pintu, mengambil tas branded, pakaian mewah, kulkas, dispenser, hingga TV.
Video penjarahan amukan massa memperlihatkan sopir ojek online berseragam lengkap ikut masuk ke rumah dan membawa barang-barang. Mereka keluar-masuk rumah Eko Patrio sambil mengangkut hasil jarahan.
3. Uya Kuya
Presenter sekaligus anggota DPR RI Fraksi PAN, Uya Kuya, dua kali menyampaikan klarifikasi melalui Instagram soal video jogetnya di Gedung DPR. Namun, klarifikasi itu gagal meredam penjarahan amukan massa.
Massa menyerbu rumah Uya Kuya di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu malam (30/8). Mereka menjarah berbagai barang mewah. Polisi menangkap tujuh pelaku fakta penjarahan amukan massa tersebut.
4. Nafa Urbach
Massa juga menyerbu rumah Nafa Urbach, anggota DPR Fraksi Partai NasDem, di Bintaro. Fakta penjarahan amukan massa ini terjadi setelah pernyataan Nafa soal tunjangan rumah DPR Rp50 juta memicu kemarahan publik.
Nafa meminta maaf melalui media sosial, tetapi massa tetap menjarah rumahnya. Fakta penjarahan amukan massa ini berlangsung setelah rumah Ahmad Sahroni dan Eko Patrio lebih dulu diserbu.
5. Sri Mulyani
Ratusan orang menjarah rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, Minggu dini hari (31/8). Fakta penjarahan amukan massa ini terjadi dua kali dalam satu malam.
Saksi menyebut gelombang pertama terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dan gelombang kedua sekitar pukul 03.00 WIB. Gelombang kedua menjadi yang terbesar karena melibatkan ratusan hingga seribuan orang.
Seorang tetangga menyaksikan penjarahan amukan massa itu dari balik tirai. Ia mengaku takut keluar karena massa terus memenuhi kawasan rumah Sri Mulyani. (*)






