News  

Percepat Penanganan Banjir Bekasi, BNPB Pakai Pompa Air untuk Keringkan Perumahan

BNPB kerahkan mesin untuk sedot genangan air di Bekasi. Langkah ini sebagai percepatan penanganan pasca banjir di Bekasi. (doc/bnpb)

BEKASI – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) lakukan langkah untuk percepat penanganan banjir di Bekasi. Caranya dengan mengunakan pompa untuk bisa sedot genangan di daerah rendah yang masih tergenang.

Banjir sempat membuat Kota Bekasi lumpuh karena menggenangi banyak fasilitas umum. Mulai dari sekolah, RSUD Bekasi, jalan protokol hingga komplek perumahan. Fasilitas umum lainnya seperti lapangan Stadion Patriot, mall dan sejumlah tempat ibadah. Banjir juga merusak infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang putus total.

Pasca banjir, menimbulkan tumpukan lumpur di berbagai lokasi. Mulai dari jalan sampai tempat ibadah, sekolah, perumahan dan fasilitas umum lainnya.

Komplek perumahan ini menjadi salah satu wilayah terdampak banjir cukup parah sejak Selasa (3/3/2025) lalu. Pasca kejadian, banjir berangsur surut dan hanya menyisakan genangan air. Seperti genangan di depan gapura perumahan Sahara Indah Permai 3 yang masih ada genangan setinggi 30 sentimeter.

Laman bnpb.go.id menyebut, Kepala (BNPB) Letjen TNI Dr Suharyanto SSos, MM tengah mengoptimalkan upaya percepatan penanganan darurat banjir di Bekasi.

Menurutnya, BNPB lakukan penyedotan dengan menggunakan pompa. Ini menjadi langkah BNPB karena lokasi perumahan yang lebih rendah dari jalan utama. Hingga proses air keluar melalui saluran tidak mudah dan mengalami kendala.

“Karena wilayah ini termasuk lebih rendah dari jalan, akan lama keringnya. Makanya, kami datangkan bantuan pompa untuk membantu menyedot air supaya lebih cepat kering,” ujar Suharyanto.

Upaya percepatan penanganan banjir Bekasi dan kota lainnya, BNPB juga melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Badan ini lakukan OMC sejak Selasa (3/3/2025) hingga Sabtu (8/3/2025). Upaya ini sudh memperlihatkan dampak positif bagi upaya penanganan darurat.

“Alhamdulillah OMC dari hari Selasa hingga Sabtu berjalan baik. Walaupun tidak bisa menghentikan hujan, tapi upaya ini bisa mengurangi curah hujan di beberapa wilayah,” ujar Suharyanto. (*)