CILACAP – Pertamina jamin pasokan BBM aman untuk selama lebaran 2023. Langkah awal adalah dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 1444 Hijriyah bekerja dari 1 April hingga 2 Mei 2023. Tim ini akan memantau dan memastikan pasokan BBM selama lebaran aman.
BBM tersebut meliputi Pertamax, Pertalite, Biosolar dan Dex Series. Demikian juga dengan pasokan BBM jenis Avtur untuk mendukung penerbangan.
Senior Supervisor Communication & Relations Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Marthia Mulia Asri memastikan, kalau pasokan BBM sangat aman. Meskipun pihaknya memprediksi bakal ada peningkatan kebutuhan BBM seperti Pertamax dan Pertalite.
“Selama periode Satgas Rafi 2023, tren konsumsi BBM wilayah Jawa Tengah khususnya Banyumas Raya kami estimasikan naik. BBM jenis Gasoline yakni Pertalite dan Pertamax Series naik 23 persen bila dari rata-rata harian normal Januari-Februari 2023. Dari 1.391 menjadi 1.714 Kilo Liter ,” katanya melalui siaran pers.
Sebaliknya, kebutuhan BBM jenis Gasoil (Biosolar dan Dex Series) mengalami penurunan 1 persen. Dari normalnya 538 Kilo Liter menjadi 535 KL. Penyebab penurunan ini karena industri libur selama periode Idul Fitri.
Sebagai antisipasi padatnya arus mudik lebaran yang menyebabkan kemacetan, Pertamina juga menyiapkan SPBU Kantong. Pertamina akan menyiagakan mobil tangki sebagai kantong atau cadangan suplai BBM di titik-titik rawan macet. Dengan cara ini bisa memastikan pasokan BBM aman selama arus mudik.
Prediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 19 April 2023. Sementara puncak arus balik bakal terjadi pada 29 April 2023. Beberapa SPBU yang berada di beberapa lokasi strategis pun akan beroperasi selama 24 jam.
“Kami mengimbau bagi masyarakat yang hendak mudik dan berwisata agar mengisi tangki penuh di SPBU sebelum berangkat. Masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi MyPertamina atau menghubungi layanan kontak Pertamina Call Center 135 untuk bisa menemukan SPBU terdekat,” tegasnya. (*)






