CILACAP – Polresta Cilacap kini miliki Tim Search and Resque atau SAR. Tim ini mendapatkan nama Arnavat yang ada di bawah kendali Sat Polairud Polresta Cilacap.
Tim ini dikukuhkan oleh Kapolresta Cilacap, AKBP Eko Widiantoro SIK MH saat memimpin apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan SAR Polresta Cilacap, Jumat (21/10/2022).
Menurut Kapolres, nama Arnavat untuk Tim SAR berasal dari semboyan Polairud yakni Arnavat Darpa Mahe yang bermakna Di Laut Kami Bangga.
Dia menambahkan, saat ini ancaman bencana tengah tinggi seiring datangnya musim penghujan. Hingga diperlukan kesiapan seluruh personil Polri untuk mengantisipasi bencana alam. Mulai dari banjir, tanah longsor dan angin kencang.
Terbukti selama awal musim penghujan sudah terjadi bencana banjir, tanah longsor dan angin kencang di Kabupaten Cilacap. Bencana ini terjadi saat hujan deras turun selama beberapa hari, mulai Jumat (7/10/2022). Ada 15 kecamatan di Cilacap yang terdampak bencana alam.
“Karena itu perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan kita semua selaku pengemban fungsi tanggap bencana untuk dapat mengantisipasi setiap kejadian bencana yang timbul. Juga guna mencegah dan meminimalisir timbulnya korban,” kata Kapolres.
Selain itu, Tim SAR dan peserta apel harus bisa mengambil langkah dan penangganan lebih lanjut. Karena semua bencana alam butuh penangganan seperti ini.
“Semua harus mempersiapkan penanganan tingkat lanjut,” katanya.
Dia berharap apel siaga ini mendorong komunikasi dan singergi dengan pihak terkait. Mulai dari BPBD Kabupaten Cilacap, Basarnas dan instanti lainnya. Dan harapannya adalah penangganan bencana bisa lebih cepat dan tepat.
“Penangganan bencana di Cilacap harus ada sinergitas lintas instansi,” tegasnya.






