Prabowo Bahas Situasi Negara Bersama Pimpinan Lembaga dan Partai Politik

Presiden RI Prabowo Subianto bertemu Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan sejumlah pimpinan lembaga negara serta partai politik, termasuk Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, untuk membahas perkembangan situasi negara secara langsung.(doc/instagram)

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto bertemu Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan sejumlah pimpinan lembaga negara serta partai politik, termasuk Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, untuk membahas perkembangan situasi negara secara langsung.

“Hari ini saya didampingi Presiden ke-5 RI Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, dan Ketua DPD RI Sultan Najamuddin untuk membahas situasi negara,” kata Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menyebut kehadiran Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Sekjen Partai Keadilan Sejahtera Muhammad Kholid. Ia juga menyebut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh untuk bersama-sama membahas situasi negara.

Langkah Tegas dalam Membahas Situasi Negara

Kepala Negara menegaskan pemerintah tetap menghormati kebebasan berpendapat masyarakat. Ia juga menegaskan aparat yang melakukan kesalahan saat insiden pengemudi ojol Affan Kurniawan kini menjalani pemeriksaan terbuka. Proses ini berlangsung dalam Sidang Etik.

“Negara menghormati dan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi. Kepolisian Republik Indonesia kini memeriksa petugas yang melakukan kesalahan atau pelanggaran,” ujar Prabowo, dalam konteks membahas situasi negara.

Selain itu, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa para ketua umum partai telah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR yang membuat pernyataan keliru. Langkah itu merupakan bagian dari upaya menjaga situasi negara tetap kondusif.

Pimpinan DPR juga akan mencabut sejumlah kebijakan, termasuk besaran tunjangan anggota DPR. Mereka juga menghentikan sementara kunjungan kerja ke luar negeri untuk mengendalikan situasi negara.

“Para pimpinan DPR dan ketua umum partai telah menyampaikan hal itu melalui ketua fraksi masing-masing. Mereka meminta agar anggota DPR selalu peka dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” kata Presiden Prabowo. Ia menekankan langkah-langkah konkret dalam membahas situasi negara. (*)