CILACAP – Ratusan massa nampak geruduk alun-alun Cilacap dari berbagai wilayah sebagai bentuk protes dan ketidak puasan terhadap pelaksanaan pemilu. Tidak ayal, aksi massal ini langsung mendapat hadangan dari personil gabungan dari berbagai unsur.
Massa semula nampak rapi dalam menyuarakan ketidak puasan dan protes atas pelaksanaan pemilu. Namun pelan-pelan tensi mulai naik hingga sempat terjadi ketegangan antara petugas dan massa.
Menghadapi suasana yang tambah panas ini, petugas berusaha memecah kerumunan. Mereka menggunakan tameng pelindung dan terus melakukan upaya agar massa tidak bertambah beringas.
Namun pada akhirnya, aksi massa ini selesai setelah petugas melakukan berbagai langkah pengamanan. Termasuk berbicara dengan para pengunjuk rasa agar mereka bisa kembali tenang.
Suasana chaos ini menjadi skenario dalam saat petugas gabungan melakukan Latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), Senin (25/9/2023). Latihan ini bertujuan untuk mempersiapkan aparat kepolisian dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dan situasi darurat yang mungkin terjadi selama proses pemilu.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto, SIK, MSi mengungkapkan, latihan Sispamkota untuk memastikan pemilu berlangsung aman dan damai. Namun petugas harus tetap siaga menghadapi berbagai kemungkinan. Termasuk adanya protes warga atas pemilu.
“Latihan ini merupakan wujud dari persiapan kami dalam menghadapi berbagai potensi ancaman termasuk protes selama pemilu,” kata Kapolresta.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Cilacap dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Pihak KPU berharap kesiapan personil Polresta Cilacap akan membantu pemilu aman. (*)






