CILACAP – Seekor kambing kurban milik warga Desa Salebu, Kecamatan Majenang, Cilacap, tercebur ke dalam sumur sedalam 14 meter pada Kamis (5/6/2025) malam, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Majenang harus berkerja keras untuk mengevakuasi kambing yang oleh pemiliknya untuk jadi hewan kurban yang justru tercebur ke dalam sumur. Pemilik kambing, Muhamad Boby Riyadi (29), warga Jl. H Ibrahim Nomor 23 Kecamatan Majenang, Cilacap.
Umat muslim tiap Idul Adha, pasti ingin bisa menyembelih hewan kurban. Pilihan hewan kurban biasanya kambing atau sapi. Namun ada juga yang memilih kerbau. Tentu saja, harga hewan kurban ini akan naik menjelang Idul Adha. Sayangnya, rencana menyembelih hewan korban bisa gagal total karena ada kejadian tidak terduga.
Seperti yang terjadi pada keluarga Muhamad Boby Riyadi. Informasi petugas menyebutkan, pemilik mengikat kambing tersebut di dekat sumur. Dan pada Kamis malam, pemilik tidak melihat kambing tersebut dan dia segera mencarinya. Dia sangat panik setelah melihat kambing untuk kurban ini justru sudah tercebur ke dalam sumur.
Dia lalu melaporkan insiden tersebut ke Pos Damkar Majenang, Cilacap. Tak lama berselang, tim Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 22.05 WIB dan langsung melakukan tindakan penyelamatan.
Petugas terlebih dahulu memantau kondisi sumur dan memastikan kedalamannya mencapai 14 meter. Sementara tinggi debit air mencapai 6 meter dan sudah berubah sangat keruh. Perubahan warna air ini karena sudah lama kambing kurban ini tercebur ke dalam sumur.
Melihat ini, tim Damkar mengambil keputusan untuk menguras sumur menggunakan alat pompa (alkon). Proses ini berlangsung lama, sekitar 2 jam. Setelah air sumur mengering, petugas baru bisa mengambil kambing kurban yang tercebur ke dalam sumur tersebut
“Tim berhasil mengangkat kambing dari dalam sumur, namun sayangnya dalam kondisi sudah mati,” kata salah satu petugas Pos Damkar Majenang, Darusman. (*)






