CILACAP – Sipir dari sejumlah Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Nusakambangan, berlatih menembak di lapangan Tembak Wismasari Lapas Batu. Latihan tersebut menjadi persiapan bagi seluruh petugas dan sipir Lapas menjelang perayaan dan libur Natal 2022.
Petugas keamanan dalam menjalankan tugas kerap memiliki hak membawa dan menggunakan senjata api. Namun demikian, mereka harus paham akan tata cara menggunakan senjata api dengan baik. Karena itu, petugas harus berlatih secara rutin.
Latihan bagi petugas dan sipir lapas Nusakambangan ini sebagai antisipasi munculnya gangguang kamtibmas saat Natal dan Tahun Baru 2023. Ancaman dan peningkatan antisipasi ini sudah muncul dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor 1883 tahun 2022.
Koordinator Lapas Nusakambangan, I Putu Mardiana latihan menembak ini melibatkan 380 orang. Seperti seluruh kepala UPT Pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, Cilacap dan keresidenan Banyumas, pejabat struktural dan petugas pengamanan. Demikian juga dengan para CPNS.
Dia menjelaskan, gangguan keamanan pada akhir tahun kerap meningkat. Seperti adanya kasus narapidana kabur, kerusuhan atau peredaran narkoba.
“Perlu ada deteksi dini, mitigasi resiko dan memastikan kondisi lapas terjamin keamanannya,” kata Putu.
Dia menambahkan,petugas pengamanan dalam menjalankan tugas dibekali dengan senjata api. Hingga mereka perlu keterampilan khusus dan juga mumpuni agar mampu menggunakan senjata dengan baik. Selain itu, penggunaan senjata juga harus sesuai dengan prosedur.
“Maka petugas, sipir lapas Nusakambangan dan lainnya harus mampu menggunakan dan punya keterampilan menggunakan senjata,” tegasnya.
Sipir Lapas Nusakambangan yang ikut berlatih selama 2 hari. Yakni pada Kamis (15/12/2022) dan Jumat (16/12/2022). Usai latihan bersama ini, ada penghargaan bagi penembak dengan poin terbaik. (*)






