JAKARTA – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujdiastuti mengaku masih sangat kuat untuk tenggelamkan kapal asing pencuri ikan. Meskipun saat ini dia merasa sudah tua dan tidak lagi berada di jajaran Kabinet di bawah Presiden Prabowo.
Susi Pudjiastuti, pernah menduduki jabatan tertinggi di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Selama menjabat menteri, Susi terkenal berkat kebijakannya yang membuat pemilik kapal asing ketar-ketir. Dia dengan tegas untuk menenggelamkan kapal asing yang tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia. Hingga kata tenggelamkan, sempat viral di masa dia menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan.
Namun, saat pemerintahan berganti, Susi tidak masuk dalam jajaran kabinet. Dia kembali ke bisnis utamanya yang berbasis di Pangandaran, Jawa Barat. Meski begitu, jaringannya dengan penguasa tetap ada.
Terbukti, dia masih bisa bertemu dengan Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Seskab dan diunggah di akun Instagram @teddy_hq.
Saat berjalan menuju ruangan, Teddy menyebut Susi masih bisa sakit meski dengan nada bercanda. Susi lalu membalas kalau dia keselo dan membuatnya tersiksa karena sudah berumur.
“Keselo, udah nenek-nenek,” kata Susi dalam video tersebut.
Meski sudah begitu, dia mengaku masih memendam bara semangat seperti ketika masih menjabat Menteri dengan berani menenggelamkan kapal pencuri ikan.
“Tapi kalau disuruh tenggelimin kapal pencuri masih oke,” ujarnya.
Teddy lalu mengajak Susi Pudjiastuti berkeliling kantor Seskab. Dia juga mengenalkan Susi kepada staf yang ada di salah satu ruangan. Susi sempat memberikan hadiah coklat kepada para staf. Namun bungkusan ini direbut Teddy.
Setelah itu, Sudi Pudjiastuti masuk ke ruangan Seskab dan melakukan pembicaraan 4 mata. Tidak ada penjelasan resmi tentang pembicaraan antara 2 tokoh tersebut. (*)






