Brebes – Bencana tanah bergerak di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus meluas hingga menyebabkan lima pedukuhan terdampak dan ratusan warga mengungsi. Hingga Rabu (23/4/2025), pergerakan tanah belum menunjukkan tanda-tanda berhenti.
Bencana tanah bergerak di Kecamatan Sirampog terjadi Kamis (17/4/2025). Wilayah terdampak paling awal yakni Dukuh Karanganyar, Babakan, Cupang Bungur, dan Krajan. Data di BPBD Jawa Tengah menyebut, sampai dengan 21 April 2025, pengungsi mencapai 404 orang.
Sedangkan rumah rusak 114 unit. Sejumlah bangunan sekolah dan tempat ibadah juga mengalami kerusakan akibat tanah bergerak di Kecamatan Sirampog.
Namun kini, tanah bergerak di Kecamatan Sirampog itu juga meluas ke Dukuh Ares. Dusun ini sebelumnya aman tidak terdampak tanah bergerak.
Sebanyak 63 jiwa dari Dukuh Ares langsung menuju posko pengungsian setelah muncul retakan pada beberapa rumah warga. Dengan penambahan ini, jumlah total pengungsi dari Desa Mendala mencapai 502 jiwa.
“Total ada lima pedukuhan yang terdampak. Saat ini kami fokus pada keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar di pengungsian,” ujar Kepala Desa Mendala, Muhammad Basori.
Data sementara mencatat sebanyak 114 rumah warga dan lima fasilitas umum termasuk tempat ibadah serta sarana pendidikan mengalami kerusakan akibat bencana ini. Kondisi diperparah oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan Sirampog dalam beberapa hari terakhir.
Basori juga menyampaikan bahwa pengungsi membutuhkan bantuan logistik dan dukungan teknis karena kondisi makin rawan.
Menanggapi situasi tersebut, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung telah melakukan survei lapangan pada Kamis (24/4/2025). Berdasarkan hasil kajian awal, PVMBG menyatakan bahwa lahan terdampak di Desa Mendala tidak layak untuk permukiman.
Informasi lain menyebutkan, aliran Sungai Pedes tertutup akibat tanah longsor usai terjadi tanah bergerak. Air sungai lalu melimpas ke persawahan warga dan membuat pemandangan layaknya aliran sungai yang pindah. Sungai ini dekat dengan Desa Mendala Krajan dan Cintamanik. (*)






