News  

Tarif Perahu Penyeberangan ke Kampung Laut Naik. Sampai 50 Persen

Suasana pelabuhan di Kampung Laut. Tarif perahu penyebarangan dari dan menuju Kamput Laut naik 50 persen akibat harga BBM naik. (doc)

CILACAP – Tarif naik perahu compreng yang melayani penyeberangan dari Cilacap menuju Kampung Laut, naik 50 persen. Pemilik perahu terpaksa menaikan tarif setelah harga BBM naik pada Sabtu (3/9/2022) siang.

Rute perjalanan perahu penyeberangan ini melayani rute penumpang dari Pelabuhan Sleko di Cilacap menuju Kampung Laut. Sementara jenis perahu yang dipakai adalah tipe compreng dengan kapasitas 20 penumpang.

Saat ini, tarif perahu penyeberangan antara Cilacap hingga Kampung Laut naik menjadi Rp 15 ribu. Sementara sebelumnya hanya Rp 10 ribu per penumpang. Artinya, tarif pearhu compreng dari dan menuju Kampung Laut naik 50 persen.

Kustoro, salah satu pemilik perahu penyebarang mengaku tidak bisa berbuat banyak. Kenaikan tarif penyeberangan mereka lakukan untuk menyesuaikan harga BBM terbaru.

“Ongkos (perahu) compreng naik 15 ribu. Ini sudah resmi diterapkan setelah harga BBM naik,” ujarnya, Senin (5/9/2022).

Menurutnya, mesin perahu compreng menggunakan solar subsidi yang kini naik menjadi Rp 6.800. Sementara harga solar subsidi sebelumnya adalah Rp 5.150 per liter.

“Pakai solar subsidi. Kalau pakai solar non subsidi, tarif perahu penyeberangan bisa mencapai Rp 25 ribu,” katanya.

Parjo, salah satu penumpang mengaku keberatan dengan kenaikan harga penyeberangan perahu. Namun dia sangat memahami kebutuhan para pemilik kapal.

“Ya keberatan. Tapi saya paham kalau harga apapun pasti naik setelah harga BBM naik,” kata dia.

Dia menambahkan, harga sembako khususnya di Kampung Laut pasti akan terkerek naik. Karena warga Kampung Laut selama ini bergantung pada pasokan dari kota Cilacap. Mulai dari berbagai jenis sayuran, bumbu dapur sampai beras dan minyak.

“Urusan belanja sembako, warga Kampung Laut selalu ke Cilacap. Setelah tarif perahu naik, harga sembako pasti ikut naik,” tegasnya. (*)