Tempat Wisata Mulai Simulasi. Berharap Cilacap Turun Level 2

  • Bagikan
Suasana saat Kemit Forrest melakukan simulasi pembukaan tempat wisata, Senin (6/9/2021). Tempat wisata baru akan buka jika Cilacap masuk level 2. (doc)

CILACAP – Tempat wisata yang ada di Kabupaten Cilacap, satu persatu mulai menggelar simulasi. Langkah ini dilakukan karena ada persyaratan pembukaan tempat wisata harus menggelar simulasi dengan hanya menghadirkan maksimal 30 orang.

Seperti yang dilakukan manajemen Kemit Forrest. Obyek wisata pegunungan di Kecamatan Sidareja, Cilacap ini melakukan simulasi, Senin (6/9/2021). Kegiatan ini menghadirkan seluruh unsur Satuan Tugas Covid19 dan Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Cilacap.

Dalam simulasi ini, pihak manajemen melakukan tata laksana kegiatan dengan penerapan protokol kesehatan. Baik bagi pengunjung maupun petugas di tiap wahana. Mulai dari pengecekan suhu tubuh, pembiasaan cuci tangan, jaga jarak dan mengatur jumlah pengunjung yang masuk. Pengunjung dan petugas juga wajib menggunakan masker.

Manajer Kemit Forrest, Adhy Adriwiguna mengatakan, Senin siang memang ada simulasi pembukaan tempat wisata tersebut.

“Betul ada simulasi,” ujarnya melalui pesan Whatsapp.

Dia menjelaskan, simulasi ini bertepatan dengan hari terakhir perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Sementara status Kabupaten Cilacap masuk level 3 dan dipastikan akan ada evaluasi dan pengumuman terbaru dari pemerintah pusat.

“Hari ini kan terakhir PPKM nasional dan ada evaluasi lagi,” kata dia.

Dia berharap agar evaluasi terbaru dari pemerintah pusat akan membawa angin segar bagi pelaku wisata di Kabupaten Cilacap. Yakni dengan turunnya status baru dari level 3 menjadi level 2. Hal ini berkaitan dengan persyaratan pembukaan tempat wisata yang mengharuskan wilayah masuk level 2.

“Jika nanti (Cilacap) masuk level 2, kita bisa buka tiap hari,” kata dia.

Meski demikian, pengelola tempat wisata tidak bisa menerima semua pengunjung untuk masuk dalam waktu bersamaan. Pengelola masih harus mentaati aturan dalam PPKM dimana jumlah pengunjung masih tetap dibatasi yakni hanya 25 persen dari kapasitas. Selain itu, protokol kesehatan juga harus tetap diterapkan secara ketat.

“Maksimal 25 persen dari kapasitas,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Disporapar Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy mengatakan, pembukaan tempat wisata baru bisa dilakukan jika wilayah ini sudah turun ke level 2. Syarat ini wajib dan tidak ada pengecualian.

“Harus level 2. Level 3 apalagi 4 tidak bisa,” tegas Tri Komara. (*)

  • Bagikan