BANJAR – KA Kutojaya Selatan menabrak Saimun (70), pedagang mainan asal Kelurahan Situbatu, saat ia melintasi perlintasan tanpa palang pintu di kawasan Darul Ulum, Desa Balokang, Kota Banjar, pada Minggu (27/7/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa tertabrak KA Kutojaya Selatan ini menewaskan korban seketika setelah terseret sejauh 15 meter, diduga karena gangguan pendengaran yang membuatnya tidak menyadari kedatangan kereta.
Warga menyayangkan perlintasan tanpa palang pintu itu karena kerap menimbulkan kecelakaan, seperti peristiwa Saimun yang tertabrak. Dahulu warga sempat menjaga perlintasan ini secara swadaya, tetapi menghentikannya karena tidak mendapat dukungan. Sebelum tertabrak, korban sempat terlihat membantu renovasi kios tempat ia biasa berjualan di MI Darul Ulum.
Petugas medis RSUD Kota Banjar menerima jenazah Saimun usai ia tertabrak KA Kutojaya Selatan di perlintasan tanpa palang pintu. Polisi juga membawa sepeda motor milik korban ke Mapolsek Banjar sebagai bagian dari penanganan kasus tertabrak KA Kutojaya tersebut. Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya perlintasan liar tanpa pengamanan resmi. (*)






