News  

Tim SAR Gabungan Temukan Ridwan Tenggelam di Sungai Sampean Baru

tim SAR gabungan menemukan Ridwan Kholisin (15) seorang pelajar asal kecamatan Wonosari, yang dilaporkan tenggelam di sungai Sampean Baru. (doc)

BONDOWOSO – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Ridwan tenggelam di Sungai Sampean Baru, Bondowoso, setelah melakukan pencarian selama tiga hari sejak Sabtu.
Tim menemukan Ridwan Kholisin (15), pelajar asal Kecamatan Wonosari, dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa pagi (22/7/2025).
Selama proses pencarian, tim SAR menggunakan berbagai metode demi mempercepat upaya untuk temukan Ridwan tenggelam.

Koordinator Pos SAR Jember, Andi Irawan, menjelaskan bahwa timnya menemukan Ridwan tenggelam sekitar pukul 07.40 WIB di lokasi sejauh 320 meter dari titik awal korban dilaporkan hilang.
Tim SAR melihat tubuh korban mengambang di aliran sungai yang cukup deras dan tertutup semak.
Tim penyisir sebelumnya telah melewati area tersebut, tetapi belum berhasil menemukan tanda keberadaan korban.

Setelah berhasil menemukan Ridwan tenggelam, tim SAR langsung mengangkat jasadnya ke darat menggunakan perahu karet.
Tim segera membawa tubuh korban ke Puskesmas Wonosari untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan medis.
Petugas medis memeriksa jasad korban, lalu menghubungi keluarga untuk datang ke puskesmas.

Untuk menemukan Ridwan tenggelam, tim SAR mengerahkan empat SRU air yang menyisir bagian-bagian sungai secara terkoordinasi.
SRU 1, 2, dan 3 menyusuri sungai menggunakan perahu rafting milik BASARNAS, Bosamba, dan SAR OPA.
Tim juga membawa alat selam dari BRIMOB Kompi 3 Batalyon B agar bisa menjangkau bagian sungai yang dalam dan keruh.

Kondisi sungai ekstrem

Tim SAR terus menyisir sepanjang 4,4 kilometer dari titik awal kejadian untuk menemukan Ridwan tenggelam. Mereka menghadapi jeram dan arus deras, tetapi tetap melanjutkan penyisiran secara intensif dan bergilir. Seluruh tim menunjukkan semangat tinggi selama pencarian, meskipun kondisi sungai cukup ekstrem.

SRU keempat ikut berperan aktif dalam proses menemukan Ridwan tenggelam dengan menggunakan perahu karet bermesin Mopel. Mereka melakukan manuver cepat agar gelombang air yang terbentuk bisa mengangkat tubuh korban dari dasar sungai. Langkah ini berhasil mempercepat munculnya jasad korban ke permukaan sebelum akhirnya dievakuasi.

Tim SAR juga menyebarkan informasi pencarian ke masyarakat sekitar sebagai bagian dari strategi untuk menemukan Ridwan tenggelam. Mereka meminta warga sepanjang aliran sungai ikut mengamati dan segera melapor jika melihat tanda-tanda korban. Langkah ini memperluas jangkauan pencarian dan membantu proses temuan berjalan lebih cepat. (*)