News  

Tungku Penggorengan Sale Terbakar

Tungku tempat penggorengan sale milik Wahyuti, terbakar, Senin (5/12/2022). Korban mengalami kerugian Rp 10 juta. (doc)

CILACAP – Perajin sale pisang di Desa Tegalsari Kecamatan Sidareja, Cilacap, harus tergopoh-gopoh karena dapur tempat tungku penggorengan sale terbakar hebat, Senin (5/12/2022). Perajin tersebut, Wahyuti (58), menderita kerugian senilai Rp 10 juta karena tungku atau oven penggorengan sale terbakar.

Mayoritas perajin sale pisang masih menggunakan tungku tradisional untuk menggoreng. Tungku ini menggunakan kayu sebagai bahan bahar. Hingga tingkat keamanan masih sangat kurang. Seperti tungku penggorengan sale milik korban yang terbakar hebat.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30. Saat itu, Wahyuti tengah mengepak sale pisang yang sudah jadi. Tiba-tiba dia mendengar suara letupan yang cukup keras dan membuatnya terkejut.

Dia bergegas mendatangi sumber suara dan mendapati api sudah membakar oven atau tungku penggorengan sale miliknya. Seketika korban berteriak dan meminta pertolongan.

Mendengar teriakan korban, warga langsung mendatangi lokasi. Mereka sama-sama mendapati api sudah berkobar hebat dan membakar tungku penggorengan sale itu. Dan tanpa ada komando, warga langsung mencari sumber air dan mencari alat seadanya.

Mereka segera berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Perlahan, kobaran api di tungku penggorengan sale itu mengecil. Hingga kemudian api benar-benar padam setelah mereka berusaha selama sekitar 30 menit.

Kepala Pos Damkar Sidareja, Idik Iskandar memastikan api hanya membakar tungku tersebut. Api tidak sampai merembet ke bagian lain berkat usaha warga melakukan pemadaman mandiri.

“Hanya ada kerugian material,” kata dia.

Dia meminta agar warga tetap berhati-hati jika tengah menyalakan api. Apalagi jika masih menggunakan tungku dengan bahan bakar berupa kayu. Tungku yang masih menyala akan mudah merembet dan membakar dapur ataupun tempat usaha. (*)