Wabup Curhat Gegara Dicatut Untuk Tipu Panitia Pembangunan Masjid

  • Bagikan
Tangkapan layar dari akun instagram @Syamsul Aulia Rachman. Wabup membeberkan modus penipuan yang mencatut namanya dan meminta warga untuk berhati-hati. (doc)

CILACAP – Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman mengunggah unek-unek di media sosial. Dalam curhatannya, wabup menceritakan aksi penipu yang mencatut namanya.

Unggahan pada Sabtu (4/9/2021) itu membeberkan modus penipuan tersebut. Caranya dengan berpura-pura tengah membuka donasi dan ditujukan kepada panitia pembangunan masjid. Informasi donasi ini disebar penipu melalui nomor WA dengan foto profil dirinya.

Penipu juga menjanjikan akan mengirimkan bantuan melalui nomor rekening panitia pembangunan masjid atau sarana umum lainnya. Jika ada respon dari warga atau panitia, penipu akan berpura-pura sudah mentransfer sejumlah uang dengan mengirimkan bukti transfer.

Namun belakangan, penipu kembali menghubungi panitia melalui pesan WA karena ada kesalahan atau kelebihan uang dalam pengiriman tersebut. Panitia diminta untuk mengembalikan selisih atau kelebihan uang tersebut.

Atas modus seperti ini, Wabup menyampaikan agar warga untuk berhati-hati. Karena menurutnya langkah tersebut merupakan upaya penipuan.

“Hati-hati penipuan luur,” ujar Wabup di awal postingan.

Dia lalu meminta agar warga terlebih dahulu mencari tahu kebenaran jika mendapati pesan serupa. Apalagi jika mengatasnamakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Dengan demikian, warga bisa terhindar dari penipuan ataupun hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.

“Ketika ada oknum yang mengaku sebagai Wakil Bupati ataupun pejabat publik lainnya, jangan sungkan untuk mengecek kebenaran kepada pihak yang berwenang. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Unggahan ini sendiri langsung mendapatkan komentar dari sejumlah netizen. Seperti akun @yarcegunawan_wedding. Menurutnya ada kejanggalan pada garis batas di stempel bank di lembar bukti transfer.

“Fokus garis dibawah stempel. Pleyat-pleyot,” kata dia. (*)

  • Bagikan