News  

Warga Mulai Kembali ke Rumah Setelah Permukiman Tertimbun Lahar Semeru

Warga mulai kembali ke rumah mereka pada Sabtu (22/11/2025) untuk menyelamatkan barang berharga yang masih tersisa, meski sebagian besar permukiman mereka tertimbun lahar Semeru usai erupsi dan banjir lahar. (doc)

LUMAJANG – Warga mulai kembali ke rumah mereka pada Sabtu (22/11/2025) untuk menyelamatkan barang berharga yang masih tersisa, meski sebagian besar permukiman mereka tertimbun lahar Semeru usai erupsi dan banjir lahar.

Di Dusun Gumuk Mas, Desa Supiturang, warga mengais isi rumah yang rusak karena bangunan di sana tertimbun lahar.

Rumah milik Azizah (52) juga rusak parah. Material pasir menumpuk hingga ruang tengah dan merusak dapurnya. Azizah bersama anaknya, Taufik (32), mengevakuasi sembako serta peralatan elektronik yang masih layak pakai dari rumah yang tertimbun lahar.

Azizah dan keluarganya kini tinggal di posko pengungsian karena mereka belum menerima kepastian soal tempat tinggal sementara maupun jadwal pembersihan area yang tertimbun lahar. Hujan deras juga terus meningkatkan risiko banjir lahar susulan.

Warga berharap pemerintah segera membangun sodetan agar aliran lahar tidak kembali menghantam dusun mereka yang sebelumnya tertimbun lahar, sehingga ancaman serupa tidak terulang.

Pemerintah daerah menetapkan masa tanggap darurat dan memprioritaskan evakuasi serta pemenuhan kebutuhan di pengungsian. Pemerintah juga berencana memulai pembersihan kawasan yang tertimbun lahar Semeru setelah situasi dinilai aman. (*)