2 Manula Terjebak Api Saat Rumah Terbakar Berhasil Diselamatkan Tetangga

  • Bagikan
Petugas Pos Pemadam Kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar rumah pasutri manula. Pasangan ini sempat terjebak api sebelum berhasil diselamatkan tetangganya. (doc)

CILACAP – Imamyudin dan istrinya, Sabrug dikenal sebagai pasangan suami istri yang sudah berusia renta. Warga Desa Tayem RT 05 RW 03 Kecamatan Karangpucung, Cilacap ini baru saja melewati kejadian traumatis pada Minggu (12/9/2021). Dia bersama istrinya nyaris terbakar dan diselamatkan tetangganya pada detik-detik terakhir.

Datangnya pertolongan ini karena tetangganya, Tri Hartini mendengar suara orang meminta tolong dari rumah korban, sekitar pukul 00. 30. Dia lalu bergegas karena rumah Tri dan Imamyudin yang saling berdekatan.

Tri bergegas masuk ke rumah korban usai mendengar teriakan. Dia mendapati api sudah berkobar hebat dan nampak membakar kamar tengah rumah tersebut. Dia berupaya menyelamatkan keduanya dari amukan si jago merah tanpa memikirkan keselamatannya sendiri.

Usai berhasil membawa keluar kedua korban, Tri lalu meminta pertolongan kepada warga dan tetangga lainnya. Dan salah satu warga lalu menghubungi perangkat desa setempat dan diteruskan ke aparat terkait dan Pos Pemadam Kebakaran Majenang.

Warga lalu berupaya memadamkan api sembari menunggu datangnya bala bantuan. Mereka menggunakan alat seadanya dan tak kuasa menahan kobaran api yang kemudian sempat menyambar ke rumah Tri Hartini. Akibatnya, teras rumah sang penolong ini ikut terbakar.

Warga berhasil menyelamatkan rumah Tri. Namun mereka gagal menyelamatkan rumah Imamyudin setelah ludes terbakar bersama seluruh isinya. Termasuk padi kering yang tersimpan di sana.

Kepala Pos Pemadam Kebakaran Majenang, Sartono menduga api berasal dari arus pendek di kamar tengah. Ini dengan melihat sumber api dan dari keterangan sejumlah saksi.

“Kami perkirakan api muncul karena ada arus pendek di ruang tengah yang kemudian membesar,” katanya.

Dia memastikan, tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini. Korban mengalami kerugian material senilai lebih dari Rp 54 juta karena rumah kayu jati dan padi musnah terbakar. Sementara Tri Hartini mengalami kerugian senilai Rp 25 juta. (*)

  • Bagikan