News  

2 Sarang Lebah “Diembat”

Petugas Damkar Cilacap mengevakuasi 2 sarang lebah sekaligus dari 2 lokasi berbeda, Rabu (2/2/2022) malam. (doc)

CILACAP – 2 sarang lebah yang membahayakan dan berada di rumah warga, langsung diembat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cilacap. Petugas berhasil mengevakuasi ke 2 sarang lebah yang berada di lokasi berbeda, Rabu (2/2/2022) malam.

Petugas yang turun berasal dari Pos Damkar Majenang. Lokasi pertama ada di Desa Padangsari Kecamatan Majenang, Cilacap. Setelah berhasil mengevakuasi, petugas lalu bergeser ke lokasi ke dua di Desa Wanareja Kecamatan Wanareja, Cilacap. Ke 2 sarang lebah tersebut berhasil “diembat” petugas.

Petugas menurunkan sarang tawon jenis vespa affinisi atau tawon ndas. Ukurannya cukup besar karena rata-rata memilik diameter sekitar 60 cm. Karena besar, maka otomatis tawon yang bersarang sangat banyak dan membuat warga sekitar merasa was-was.

Apalagi, lebah ini berada di lingkungan padat penduduk dan sering beterbangan pada siang atau malam hari. Selain itu, tawon jenis ini juga terkenal agresif terutama saat ada orang yang berjalan atau melintas di dekat sarang.

Kepala Pos Damkar Majenang, Sartono mengatakan, keputusan mendatangi 2 sarang tawon dalam satu malam itu dengan pertimbangan cuaca.

“Rabu malam (2/2/2022) pas cuaca cerah. Jadi petugas langsung bergerak setelah ada laporan dari warga,” kata Sartono, Kamis (3/2/2022).

Dia mengatakan, petugas yang turun menggunakan peralatan standar evakuasi binatang berbahya. Termasuk memakai cairan khusus agar bisa membuat tenang lebah dan tidak beterbangan saat petugas membongkar sarang.

“Petugas juga sudah terlatih,” kata dia. (*)