21 Puskesmas Jadi Tempat Transit. Rumah Sakit Penuh

  • Bagikan
21 puskesmas rawat inap akan dijadikan tempat transit karena rumah sakit penuh. (ilustrasi/doc)

CILACAP – Kondisi lonjakan kasus Covid19 di Kabupaten Cilacap terus terjadi hingga memaksa semua pihak memutar otak lebih keras. Ditambah lagi dengan kapasitas rumah sakit yang mulai terisi penuh dengan prosentase mencapai 76 persen.

Kondisi ini membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap menyiapkan langkah darurat. Salah satunya adalah menjadikan Puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap untuk dijadikan tempat transit.

“Ketersediaan tempat tidur rumah sakit terus menipis. Kita siapkan puskemas sebagai tempat transit,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griyana Dewi.

Menurutnya, fungsi tempat transit ini dipakai saat ada pasien Covid19 yang harus mendapatkan perawatan. Di saat bersamaan, kondisi rumah sakit penuh hingga pasien harus terlebih dahulu menunggu. Jika sudah tersedia tempat tidur di rumah sakit rujukan, barulah pasien akan dibawa.

“Kita rawat dulu. Saat ada tempat baru kita ruju,” kata dia.

Dia menyebutkan, ada 21 puskesmas rawat inap yang disiapkan menjadi tempat transit. Seluruh puskesmas ini tersebar di 24 kecamatan yang ada di Kabupten Cilcap.

Selain itu, dinas juga akan menambah rumah sakit rujukan level 3. Saat ini sudah ada 11 rumah sakit rujukan kelas 3 dan tersebar di penjuru Cilacap. Sementara rumah sakit rujukan tambahan ini ada 2 yakni RS Afdila dan Pricila.

“Ada tambahan rumah sakit rujukan level 3. Tambah dua,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabupaten Cilacap dinyatakan masuk zona merah bersama 25 kabupaten atau kota lainnya di Jawa Tengah. Pemerintah Kabupaten Cilacap Senin (28/6/2021) menggelar rapat dengan melibatkan seluruh satgas secara daring. Rapat ini salah satunya membahas pembatasan dan langkah-langkah terkait penangganan Covid19. Namun belum diketahui secara pasti hasil rapat tersebut. (*)

  • Bagikan