News  

4 Pasien Covid19 Meninggal

ilustrasi

CILACAP – Dalam sehari, 4 pasien Covid19 di Kabupaten Cilacap meninggal dunia, Jumat (25/2/2022). Mereka berasal dari 4 kecamatan berbeda yakni Cipari, Bantarsari, Adipala dan Cilacap Selatan.

Dengan demikian, selama pandemi sudah ada 1885 pasien Covid19 asal Kabupaten Cilacap yang meninggal. Baik yang meninggal dalam perawatan rumah sakit di Cilacap, ataupun luar daerah.

Pada Kamis (24/2/2022), satu warga Kecamatan Majenang meninggal dunia. Warga ini meninggal dalam perawatan di salah satu rumah sakit di Semarang. Sementara lokasi pemakaman juga berada di ibu kota Provinsi Jawa Tengah itu.

Menanggapi hal ini, Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengaku prihatin dan turut berduka cita. Terutama bagi keluarga yang ditinggalkan.

Menurutnya, bertambahnya pasien Covid19 yang meninggal dunia menjadi pertanda keras kalau pandemi memang belum berakhir.

“Pandemi belum berakhir,” kata dia.

Dia menambahkan, pada Maret 2022 akan terjadi puncak lonjakan kasus pasien terpapar Covid19. Hal ini sudah menjadi prediksi pemerintah pusat dan sudah mendapatkan antisipasi di berbagai daerah.

“Prediksi Maret nanti puncak (penambahan) kasus,” katanya.

Karena itulah dia meminta agar warga selalu taat menjalani protokol kesehatan. Mulai dari penggunaan masker, rajin cuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Selain itu warga juga harus taat untuk menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas yang tidak perlu.

“Penerapan prokes itu wajib. Bukan hanya harus,” tegasnya. (*)