News  

5 Kades di Cilacap Diberhentikan

ilustrasi

CILACAP – 5 kepala desa atau kades di Cilacap, terpaksa diberhentikan karena berbagai alasan. Beberapa kades ini berhenti karena tersandung masalah hukum. Ada juga karena meninggal dunia.

Ke 5 kades yang diberhentikan ini berasal dari 2 desa di Kecamatan Jeruklegi yakni Tritih Wetan dan Prapagan. Sisanya berasal dari Desa Cisumur Kecamatan Gandrungmangu, Desa Karangpucung (Karangpucung) dan Rejodadi (Cimanggu). 2 kades terakhir tersandung masalah hukum dan harus mundur dari jabatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Cilacap, Bintang Dwi Cahyono mengatakan, pemerintah sudah menunjuk Pj kades di 5 desa tersebut. Tujuannya agar proses pelayanan dan pembangunan di desa tetap berjalan dengan baik.

“Itu ada Pj kades yang berasal dari unsur ASN. Kebanyakan staf kecamatan,” katanya, Senin (15/1/2024).

Dari 5 kades ini, ada yang memang diberhentikan secara tetap. Namun ada juga yang bersifat sementara. Seperti kades yang sudah meninggal dunia maka pemberhentian bersifat tetap.

“Pemberhentian para kades ini ada yang sudah bersifat tetap tapi ada juga yang sementara,” katanya.

Dia menambahkan, bagi kades yang tengah menjalani pemeriksaan memang diberhentikan. Tujuannya agar yang bersangkutan lebih fokus pada penangganan dan proses hukum yang tetap mengedepankan praduga tak bersalah.

“Mereka kita berhentikan agar fokus pada proses hukum,” kata Bintang.

Dia berharap agar para kades di Cilacap tetap menjalankan pelayanan, perencanaan dan pelaksanaan pembangunandengan tetap mengikuti aturan. Termasuk dalam pengelolaan keuangan desa. Kades bersama perangkat juga harus menjaga kekompakan dan suasana kondusif di wilayah masing-masing.

“Jaga guyub rukun, kondusifitas wilayah dan kantor. Kades, perangkat, lembaga dan masyarakat,” tegasnya. (*)